DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar saat ini sedang memasang terget untuk melakukan vaksinasi terhadap 70 persen warganya agar bisa meminimalisir penyebaran COVID-19. Target itu diharapkan selesai pada bulan Juli nanti.
“Pemkot Denpasar fokus menggencarkan vaksinasi massal mengejar herd imunity 70 persen dan hingga saat ini sudah tervaksin sebanyak 284.000 orang dan ditargetkan tercapai sepenuhnya di bulan Juli,” kata Walikota Denpasar, I.GN Jaya Negara dalam keterangan tertulis, Rabu (26/5/2021).
Menurut Jaya Negara, proses vaksinasi akan dan telah dilakukan tak hanya fokus pada kawasan zona hijau di Denpasar yakni Sanur. Daerah penyangga di sekitarnya seperti Renon, Kesiman, hingga serangan menjadi daerah yang akan terus digencarkan untuk dilakukan vaksinasi.
“Pengendalian Virus Covid-19 di wilayah Sanur sebagai Zona Hijau dan daerah penyangga seperti di Renon, Kesiman dan Serangan,” kata dia.
Vaksinasi itu nantinya akan selaras dengan semangat pemerintah provinsi Bali dan pemerintah Kota Denpasar untuk kembali membuka pintu pariwisata. Hal itu bertujuan untuk mendongkrak ekonomi Bali dan Kota Denpasar yang secara umum terkontraksi sangat dalam.
Branding Work From Bali (WFB) yang saat ini digaungkan oleh pemerintah pusat menjadi secercah harapan untuk kebangkitan pariwisata. Ia mengaku siap menyiapkan segala fasilitas yang diperlukan.
“Work from Bali sebagai branding dibukanya kembali pintu kunjungan wisman ke Bali menjadi bentuk dukungan pemerintah pusat akan dibukanya pariwisata Bali, dan kami di pemerintah kota memiliki tanggung jawab menyiapkan fasilitas penunjang,” tuturnya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Dengan begitu, selain vaksinasi, penyebaran COVID-19 bisa ditekan dengan menerapkan protokol kesehatan.



Be the first to comment