Kunjungan kerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) ke Kabupaten Buleleng membawa kabar baik bagi dunia pendidikan.
Pemerintah pusat memberikan bantuan pendidikan melalui program revitalisasi sekolah yang menyasar satuan pendidikan menengah dan taman kanak-kanak. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan ramah bagi peserta didik.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pembangunan sarana prasarana merupakan bagian penting dalam mendukung proses belajar, namun kualitas internal pendidikan juga harus diperkuat. Ia menyampaikan empat fokus peningkatan mutu pendidikan, yakni pembelajaran mendalam, peningkatan kompetensi guru, penguatan bimbingan konseling, serta peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris.
“Pembangunan sarpras adalah bagian eksterior yang berperan penting dalam proses pembelajaran, tapi yang tak kalah penting adalah interior. Ada empat yang dikembangkan untuk memperbaiki mutu pendidikan,” ujarnya.
Selain pembangunan fisik, kementerian juga mendorong pengembangan budaya sekolah yang aman dan nyaman melalui kebijakan terbaru. Program tersebut mencakup penguatan karakter siswa, penggunaan jingle edukatif “Rukun Sama Teman,” hingga penguatan nilai kebersamaan dalam kegiatan sekolah. Upaya ini diharapkan mampu menekan angka kekerasan di lingkungan pendidikan sekaligus menumbuhkan sikap saling menghormati antar pelajar.
“Kita ingin anak-anak hidup rukun, saling menghormati, dan membangun persahabatan dengan teman-teman karena masih tingginya kekerasan di sekolah,” kata Mendikdasmen.
Sementara itu, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra melalui sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah Gede Suyasa menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat. Ia mengakui bahwa kebutuhan peningkatan infrastruktur sekolah di Buleleng cukup besar, namun keterbatasan anggaran dan luasnya wilayah menjadi tantangan tersendiri. Pemerintah daerah mengharapkansinergi berkelanjutan agar sarana pendidikan dapat terus ditingkatkan.
“Kami memiliki keinginan besar memperbaiki infrastruktur sekolah, namun keterbatasan anggaran dan luas wilayah menjadi kendala sehingga sinergitas dengan pemerintah pusat dan provinsi sangat dibutuhkan,” terungkap melalui sambutannya.
Bunda PAUD Kabupaten Buleleng Ny. Wardhany Sutjidra turut menyambut baik kunjungan Mendikdasmen ini, terutama perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak usia dini. Kunjungan menteri yang diawali dengan kegiatan senam bersama anak-anak hingga peninjauan sekolah dinilai memberikan energi baru dalam mendorong kolaborasi pendidikan karakter sejak dini. Ia juga mengajak orang tua untuk menyekolahkan anak ke TK sebelum memasuki jenjang SD guna memperkuat fondasi pendidikan.
“Saya sebagai Bunda PAUD sangat bersemangat mendorong kemajuan Pendidikan Anak Usia Dini dan memberikan pemahaman kepada orang tua untuk membawa anak-anaknya ke TK sebelum masuk SD,” tuturnya.
Melalui program revitalisasi sekolah dan penguatan budaya pendidikan ini, diharapkan kualitas pendidikan di Buleleng semakin meningkat serta mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkarakter.


