BADUNG- Dua orang tewas terjatuh ke jurang setinggi kurang lebih 15 meter di Jembatan Bali Cliff Ungasan, di Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, pada Jumat (2/5).
Kadek Perdana Yasa selaku Rescuer Basarnas Bali mengatakan, bahwa kedua korban mengalami kecelakaan tunggal pada sekitar pukul 03.00 WITA dini hari. Ketika itu kedua korban sedang mengendarai sepeda motor dan kehilangan kendali dan terjun ke jurang.
“Petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar baru menerima informasi pada pukul 06.55 WITA dari Pos Polisi Ungasan,” kata Kadek Yasa, Jumat (2/5) siang.
BACA JUGA: Dauh Puri Klod Promosikan Desa Getting Three Zero di Lokakarya Nasional Adinkes
Kemudian, sebanyak delapan personel bergerak menuju lokasi untuk bergabung dengan unsur SAR yang berada di lokasi. Kurang lebih pukul 07.50 WITA tim SAR gabungan mulai turun ke bawah dan selanjutnya mempersiapkan proses evakuasi korban dan tim SAR melakukan penurunan personel dan penarikan dengan menggunakan peralatan mountaineering.
“Pukul 08.50 WITA, kedua korban telah dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia dan dibawa ke RSUP Prof Ngoerah Denpasar menggunakan ambulans,” ujarnya.
Diduga mabuk
Dua korban yang tewas karena terjatuh dari atas jembatan Bali Cliff di Jalan Alas Arum, perbatasan Desa Kutuh dan Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, pada Jumat (2/5) dini hari diduga karena mabuk dan kehilangan kendali saat mengendarai sepeda motor.
Memahami Perbedaan Dalam Ruang Digital
Kapolsek Kuta Selatan, AKP I Komang Agus mengatakan, keduanya mengalami kecelakaan tunggal akibat mengendarai sepeda motor dalam kondisi mabuk usai pesta minuman keras.
“Korban sebelumnya diketahui menghadiri acara minum-minum di rumah temannya. Saat pulang sekitar pukul 02.00 WITA, korban kehilangan kendali dan terjun ke bawah jembatan,” kata AKP Agus, pada Jumat (2/5) siang.
Sementara, dari keterangan saksi mata bernama Kornelis Ngongo yang berada di lokasi mengatakan, dirinya sempat mendengar suara benturan keras saat melintas di jembatan. Saksi lalu kembali ke lokasi dan hanya menemukan ponsel korban di atas jembatan.
Kemudian saksi menghubungi rekan korban bernama Yulianus Malo, dan bersama-sama melakukan pencarian hingga menemukan tubuh kedua korban di dasar jembatan dalam kondisi mengenaskan.
Evakuasi korban dilakukan oleh tim gabungan Polsek Kuta Selatan dan Basarnas sekitar pukul 08.30 WITA. Jenazah kedua korban langsung dibawa ke RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar menggunakan ambulans sosial.
Saat kejadian, kedua korban mengendarai sepeda motor Honda Beat hitam DK 5713 UAS. Keterangan dari saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan tidak ditemukan unsur kecelakaan lain selain hilangnya kendali akibat pengaruh alkohol.
“Kasus ini kini ditangani oleh unit laka Satlantas Polresta Denpasar untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya. ( kanalbali/ KAD )



Be the first to comment