Golkar Gelar Syukuran di Bali, Begini Harapan Airlangga dan Pesan Luhut

Syukuran Partai Golkar di Bali - KAD

BADUNG, kanalbali.id  – Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Partai Golkar saat ini melakukan syukuran karena meraih 102 kursi legislatif atau DPR RI dalam Pemilu 2024.

Syukuran tersebut, dihadiri oleh sejumlah senior Partai Golkar yaitu Luhut Binsar Pandjaitan, Aburizal Bakrie (Ical) dan Ketua Dewan Etik Partai Golkar Mohammad Hatta serta para Ketua DPD Partai Golkar di seluruh Indonesia yang dikemas dalam acara ,”Buka Puasa dan Silahturahmi Partai Golkar se Indonesia,” di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (15/3) malam.

“Kita melakukan syukuran atas kemenangan kita, dan di sinilah para senior Pak Luhut Binsar Panjaitan, Pak Abu Rizal Bakrie, Pak Muhammad Hatta berterimakasih kepada seluruh pejuang-pejuang Golkar yang telah menunjukkan, kita menang di 15 dari 38 seluruh provinsi yang ada,” kata Airlangga saat memberikan sambutan.

Namun, dalam sambutannya Ketum Airlangga menegaskan bahwa kendati Partai Golkar meraih suara kursi yang banyak, para petinggi dan pengurus Partai Golkar jangan mau dipecah belah dan dimanfaatkan oleh pihak luar sampai Musyawarah nasional (Munas) atau pergantian Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar yang rencananya dilaksanakan pada Desember 2024.

“Dan saya hanya menggarisbawahi tadi, Golkar jangan mau dipecah. Golkar jangan mau dimanfaatkan dari sekarang sampai ke Munas, pasti akan ada yang berusaha memecah belah Golkar tetapi dengan kehadiran di sini, ini dibuktikan bahwa senior partai Golkar bersama kita,” katanya.

Ia juga menyebutkan, sudah menyampaikan kepada capres-cawapres terpilih dalam Pilpres 2024, Prabowo Subianto -Gibran Rakabuming Raka bahwa pemilih di Partai Golkar adalah terbesar memilih Paslon 02 yang mencapai 80 persen.

“Jadi sejarah yang lalu presiden dan capres yang didukung yang bukan dari Golkar hanya didukung 53 persen dari pemilih partai Golkar, kita 75 sampai 80 persen. Jadi memang benar bahwa Partai Golkar betul-betul didepan untuk memenangkan Pak Prabowo dan mas Gibran. Dan saya sampaikan ke Pak Prabowo kontribusi Golkar karena kita 15 dari 58 persen maka kita kontribusi 25 persen,” ujarnya.

Menurutnya, kalau pemilih 25 persen dari Partai Golkar yang memilih Prabowo-Gibran tentunya nanti soal bagi-bagi (kekuasaan) bisa banyak.

“Jadi kalau 25 persen kalau bagi-bagi, iya banyak-banyak sedikit bolehlah Pak. Kalau yang kita sebut 5 itu minimalis tapi kalau dihitung proporsinya 5 persen room masih banyak,” ungkapnya.

Syukuran Partai Golkar di Bali – KAD

Sementara itu,  Ketua Dewan Penasehat Partai Golkar, Luhut Binsar Pandjaitan meminta ke seluruh petinggi di Partai Golkar jangan mau diatur oleh pihak luar yang bukan dari Partai Golkar.

Hal tersebut, ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam acara,”Buka Puasa dan Silahturahmi Partai Golkar se Indonesia,” yang dihadiri oleh seluruh petinggi Partai Golkar, di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (15/3) malam.

Luhut awalnya mengucapkan, selamat kepada Partai Golkar dan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, karena mampu meraih 102 kursi di tingkat DPR RI saat Pemilu 2024.

“Pertama saya ingin mengucapkan selamat pada Golkar dan pada Bapak Airlangga dengan leadership-nya yang menurut saya membawa Golkar pada posisi yang seperti saat ini,” kata Luhut.

Ia menilai, saat ini Partai Golkar dalam posisi yang sangat baik dan meminta kepada para petinggi dan pengurus Partai Golkar jangan mencederai keberhasilan Partai Golkar di Pemilu 2024 ini.

“Saya pikir ini kerja kita semua, oleh karena itu Golkar ini pada posisi sangat baik. Jangan kita cederai dengan upaya kita yang aneh-aneh, semua harus kompak bersatu. Jadi instruksi daripada ketua partai itu harus dilakukan, ini penting,” ujarnya.

“Kalau ini kita pelihara, chain of command (rantai komando) semua bisa diatur oleh Golkar. Karena Golkar hari ini dapat 102 kursi kalau saya tidak keliru dan masih ada peluang untuk 104 kursi karena masi ada perhitungan-perhitungan, masih ada 40 juta suara yang belum masuk dan buat Golkar masih ada peluang itu,” lanjutnya.

Luhu mengaku sangat bangga melihat perolehan Partai Golkar di Pemilu 2024 ini dan menurutnya banyak orang yang menanyakan soal keberhasilan Partai Golkar.

“Saya pikir kita harus apresiasi terhadap tim yang ada di Golkar, tentu ada yang tidak suka, kita harus kompak melawan itu jangan ada lagi di kita sendiri yang coba bermain-main, karena semua bisa terbaca, kita bisa baca dari mana, siapa yang bermain di sini, bermain di sana,” ujarnya.

“Dan saya pikir, Pak Airlangga, kita suka tidak suka dia telah membawa Golkar pada posisi sekarang. Jadi semua elemen dan kami sepakat, tadi Pak Ical dengan saya banyak bicara dan (juga ) Pak Airlangga, kita jangan mau diatur orang lain, kita yang atur, jadi Golkar yang ngatur, jangan Golkar diatur-atur orang lain,” ungkapnya. (kanalbali/ KAD)

Apa Komentar Anda?

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.