KARANGASEM, kanalbali.id – Evakuasi ratusan penumpang di KMP Mutiara Timur I yang terbakar di Perairan Amed, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali, akhirnya dihentikan setelah seluruh penumpang berhasil diselamatkan.
“Di tempat kejadian kapal terbakar, kebetulan unsur SAR terdekat ada Kapal Angkatan Laut Kadet 6 dan Kapal Angkatan Laut Kadet 7 dan segera melaksanakan evakuasi,” kata Gede Darmada selaku Kepala Kantor Basarnas Bali, Rabu (16/11) malam.
Kemudian, setelah menerima laporan kejadian Basarnas Bali mengerahkan satu unit RIB dari Pos SAR Karangasem dan satu unit RIB dari unit siaga SAR dari Nusa Penida, dan KN SAR Arjuna 229.
Darmada menegaskan, bahwa tim SAR gabungan fokus pada upaya evakuasi Person On Board (POB) atau semua orang yang berhasil dievakuasi mulai dari penumpang dan Anak Buah Kapal (ABK) di KMP Mutiara 1.
Ia juga menyebutkan, untuk kronologis kejadian dapat dikonfirmasi kepada pihak terkait. Awalnya POB yang sudah terevakuasi dengan Rigid Inflatable Boat (RIB) ataupun jukung nelayan dibawa ke Kapal Angkatan Laut, selanjutnya dibawa ke Dermaga Angkatan Laut Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur.
“Terakhir kami komunikasi dengan kapten kapal terkonfirmasi jumlah penumpang dan ABK yang semula 271 orang, ternyata menjadi 258 orang, dimana ABK berjumlah 24 dan sisanya 234 orang penumpang,” ujarnya.
Seperti diketahui, KMP Mutiara Timur l yang terbakar di Perairan Amed, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali, hingga saat ini petugas masih dilakukan evakuasi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar atau Basarnas Bali, Gede Darmada mengatakan, data awal yang Basarnas terima dari laporan bahwa peristiwa kebakaran itu terjadi pada pukul 15:30 Wita.
“Untuk saat ini masih proses evakuasi,” kata Darmada, Rabu (16/11) sore.
Sementara, kapal tersebut mengangkut Anak Buah Kapal (ABK) sebanyak 35 orang, penumpang 236 orang dan di nahkodai oleh Kapten William.
Kemudian, untuk proses evakuasi Basarnas menurunkan 11 orang personil,”Dan pukul 16.40 Wita ABK KN SAR Arjuna 229 bergerak dengan 8 org personil menuju (TKP),” ujarnya.
Peristiwa kapal KMP Mutiara Timur l, terbakar diketahui dari postingan sebuah kapal yang terbakar di tengah perairan menjadi viral di media sosial, pada Rabu (16/11) sore.
Video itu, diunggah oleh akun di media Facebook bernama Wayan Juna dan terlihat kapal tersebut mengeluarkan asap dan disampingnya ada kapal dari TNI Angkatan Laut (AL) yang melakukan evakuasi.
Kasat Polair Polres Karangasem, AKP I Gusti Bagus Suteja membenarkan peristiwa tersebut, bahwa kejadian itu terjadi di Perairan Amed, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali.
“Iya benar ada kapal terbakar di Perairan Amed, Karangasem, Bali. Tim kami juga menuju ke sana kejadian sekitar 30 menit yang lalu,” kata AKP Suteja saat dihubungi, Rabu (16/11) sore.
Kapal tersebut diketahui bernama Kapal Motor (KM) Mutiara Timur yang berangkat dari Pelabuhan Ketapang, Bayuwangi Jawa Timur, ke Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Nama kapal Mutiara Timur. Di dari Ketapang langsung ke Lembar. Sementara termonitor belum ada korban dan termasuk nelayan membantu evakuasi. Ada kapal TNI AU saat lewat sana yang patroli dalam rangka G20 (ikut melakukan evakuasi),” ujarnya. (kanalbali/KAD)



Be the first to comment