KPR BNI Syariah Jadikan Kepemilikan Rumah di Usia Muda Bukan Mimpi

DENPASAR — Memiliki rumah di usia  muda bukanlah suatu impian yang mustahil atau jauh dari angan-angan tapi sebuah keniscayaan. Berbagai fasilitas saat ini sudah sangat mudah didapat untuk mewujudkan rumah sendiri khususnya bagi kaum milenial. Salah satu fasilitas untuk mendapatkan rumah bisa diperoleh dari BNI Syariah yang selama ini dikenal memiliki keberpihakan melalui Produk Pembiayaan Perumahan (KPR) Syariah Bagi Milenial.

Wakil Ketua Bidang Organisasi Keanggotaan dan Diklat DPD Real Estat Indonesia (REI) Bali I Gede Sudiarta menyebutkan, adanya fasilitas KPR telah memicu 50 persen penjualan rumah dikalangan milenial. Dia beranggapan usia milenial merupakan saat yang tepat untuk mengambil rumah melalui KPR, sebab sepengetahuannya secara umum hanya 10 persen anak muda Indonesia yang mampu membeli rumah secara tunai.

Sedangkan yang lainnya lebih banyak memanfaatkan fasilitas KPR.“Secara masif kami mendorong anak muda yang notabene usia produktif dan belum banyak tanggungan untuk memiliki rumah melalui  fasilitas yang disediakan perbankan,” ucapnya, Kamis (28/5/2020) di Denpasar.

Sementara itu, salah seorang generasi milenial Ni Putu Budiartini yang sejak 7 tahun lalu telah menikmati fasilitas  KPR BNI Syariah, mengakui telah merasakan manfaat fasilitas KPR BNI Syariah. Dikisahkan Budiartini, awal ia memilih KPR BNI Syariah lantaran dorongan keras untuk memiliki rumah pribadi. Lantas melalui seorang teman yang bekerja di Bank Indonesia, dia mendapatkan berbagai rekomendasi pilihan KPR dari beberapa bank konvensional hingga swasta.

Namun setelah ditelaah secara untung rugi dari berbagai aspek, dirinya bulat memutuskan untuk mengambil KPR melalui BNI Syariah. “Saya bandingkan dengan bank lainnya, kredit KPR di BNI Syariah yang paling aman dan paling dimungkinkan untuk kondisi ekonomi saya,” ungkapnya.

Putu juga menuturkan, diawal  sempat terbersit  bahwa mengurus KPR diusia yang kala itu masih 26 tahun merupakan sesuatu yang rumit untuk dilakukan seperti yang dia dengar dari pengalaman teman-temannya. Namun hal berbeda dirasakan saat mendapatkan pelayanan di BNI Syariah, justru rasa puas yang dia dapatkan. Bagaimana tidak, hanya dalam kurun waktu selama satu minggu proses akad KPR sudah didapatnya bersama dengan notaris yang disediakan pihak Bank.“Saat pengajuan, karyawan yang melayani saya sangat kooperatif dan prosesnya cepat tidak rumit,” tukasnya

Salah satu pertimbangan Putu memilih BNI Syariah, disamping kemudahan layanan, hadirnya berbagai fitur layanan yang ditawarkan, bunga KPR yang ditawarkan sangat masuk akal, yaitu 7,5 persen  untuk rumah seharga Rp450 Juta dengan jangka waktu 10 tahun cicilan.

Syarat-syaratnya yang diminta juga tidak rumit, sangat standar, seperti slip gaji, fotokopi sertifikat rumah dan yang membuatnya terkesan adalah koordinasi pihak bank sangat responsif. Ditambah dengan adanya asuransi kebakaran, asuransi kematian dan asuransi jiwa saat mengambil KPR membuatnya semakin yakin memilih BNI Syariah sebagai salah satu bank yang bisa mewujudkan impiannya memiliki rumah pribadi.

Satu hal yang melekat dalam ingatannya, saat dirinya  harus mengurus surat ahli waris untuk pihak penjual rumah yang memiliki dua orang anak. Meski awalnya sempat bingung, namun karyawan BNI Syariah memberi alternatif mengenai kendala yang dia alami dengan informasi yang sangat detail dan proses pengurusan yang cepat . ”Jadi saat ada kendala dalam melengkapi berkas, pihak bank langsung memberi informasi dengan cepat dan tidak bertele-tele,” imbuhnya. 

Putu menuturkan, hanya dengan cicilan Rp3,5 Juta setiap bulan membantunya mengambil KPR di BNI Syariah, jika dibandingkan dengan mengambil kredit lain yang keliatannya bunga lebih ringan, namun setelah dihitung kembali tingkat resiko dan keamanan di BNI Syariah lebih memberikannya jaminan, terlebih sistem yang digunakan merupakan sistem bagi hasil yang menguntungkan bagi nasabah.

Dari sisi lain Perencana Keuangan Agus Helly menyampaikan usia milenial memang usia yang sangat tepat untuk mengambil tanggung jawab dalam jangka waktu yang panjang, seperti memutuskan kepemilikan rumah dengan cara mencicil. Dengan catatan, hutang yang diambil hanya 30 persen dari total gaji yang dimiliki. Bukan sesuatu yang mustahil memiliki rumah di usia muda, apalagi jika bijak mengatur keuangan dan memanfaatan KPR bagi milenial. 

“Jika sudah merasa cukup mampu, program KPR bagi milenial ini akan sangat membantu anda untuk memiliki rumah di usia muda,” jelasnya, sembari berpesan pertimbangkan masak-masak sebelum memutuskan kepemilikan rumah seperti jangka waktu kredit, cicilan tiap bulan, tingkat bunga, layanan, kemampuan menyicil serta resiko dan keuntungannya. “Pilih bank yang memiliki track record bagus dalam memberikan KPR,” pungkasnya. ( kanalbali/LSU )