Nyoman Sudiantara Disebut Layak Jadi Kandidat di Pilkada Denpasar

Nyoman Sudiantara saat mewakili Forum Alumni SMA/SMK se-Bali bertemu Jokowi usai Pilpres 2018 - IST

Pilkada di Denpasar memang mestinya tidak perlu diwarnai oleh kotak kosong. Hal itu karena banyaknya tokoh yang sebenarnya dianggap layak untuk memimpin Denpasar.

Wacana itu mencuat dalam diskusi ‘Bayang-bayang Kotak Kosong di Pilakada Denpasar 2020’ , Kamis (27/2/2020). Menurut aktivis Giriyasa, nama-nama seperti Selly Mantra, Sekretaris Daerah Rai Iswara, politisi Gerindra De Gajah dan Nyoman ‘Ponglik’ Sudiantara sebenarnya sangat layak untuk diajukan.

“Ketokohan mereka sudah sangat dikenal dan juga mampu untuk memimpin kota ini. Tinggal bagaimana prosesnya saja,” tegasnya.

Nyoman_Sudiantara.jpg
Nyoman Sudiantara – IST

Khusus Sudiantar, selama ini masih jarang disebut di media namun sebenarnya memiliki potensi karena memiliki jaringan luas di dunia politik, sosial dan profesional. Ketokohan figur ini juga terlihat dalam aktivitasnya di Gerakan Anti Radikalisme (GRAK) dan Ketua Ikatan Alumni SMA/SMK se-Bali yang ikut memenangkan Jokowi dalam Pilpres 2018.

Menurut, aktivis Arya Suhardja, nama Ponglik di PDIP Denpasar bisa menjadi alternatif untuk menjembatani kubu-kubu yang ada selama ini. “Bahkan sebenarnya PDIP harus mempertimbangkannya untuk mendampingi Jaya Negara daripada harus ada resiko perpecahan internal pasca pencalonan,” ujarnya.

Dukungan juga disampaikan politisi Gerindra Gusti Ketut Puriartha yang melihat ‘Ponglik’ sebagai calon potensial. “Secara logika maupun logistik sudah selesai. Tinggal mengumpulkan dukungan dari partai-partai dan meminta kesediaan tokoh ini,” ujarnya . (Tim)