Lebih lanjut dikatakan, TPID Kabupaten Buleleng telah melakukan kerja nyata dengan turun langsung ke lapangan untuk mengeksekusi persoalan kenaikan harga.
Mayatnya Ditemukan di Kamar Kos, Seorang Perempuan di Denpasar Diduga Jadi Korban Pembunuhan
“Kalau berbicara inflasi akan lebih bagus kedepannya langsung ke lapangan. Ini bukti nyata yang sudah dilakukan oleh TPID Kabupaten Buleleng dibawah koordinasi Sekda Buleleng. Inflasi di Buleleng sudah mengalami penurunan, kita tunggu rilis dari BPS terkait hal tersebut,” imbuh Lihadnyana.
Masih kata Lihadnyana, ada tiga hal pokok yang bisa dilakukan dalam konteks pengendalian inflasi.
“Ketiga hal pokok ini merupakan strategi yang secara konsisten akan kita lakukan di Kabupaten Buleleng dalam rangka pengendalian inflasi, mengendalikan kenaikan harga,” tuturnya.
Dalam hal pengendalian inflasi dan kenaikan harga tidak bisa dikerjakan sendiri. Perlu ada kerjasama kolaborasi antar daerah, antar instansi, saling bertukar informasi harga maupun produksi.
“Untuk bahan pangan kita stoknya sudah sangat banyak. Sehingga tidak perlu khawatir. Terima kasih untuk seluruh pihak yang terlibat. Saya minta untuk Perumda paling lambat besok sudah diambil hasil produksinya dan langsung dibawa ke pasar,” tutup Lihadnyana. (Kanalbali/rls)



Be the first to comment