Tim KKN UGM Mengwi Gelar Pemeriksaan Gigi Anak Sekolah Dasar

Pemeriksaan Kesehatan Gigi oleh Tim KKN UGM - foto. Megan Dawarja
Pemeriksaan Kesehatan Gigi oleh Tim KKN UGM - foto. Megan Dawarja

 Tim mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada Unit Mengwi, Bali bekerja sama dengan Yayasan Westerlaken Alliance Indonesia (YWAI) mengadakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gigi kepada siswa-siswi sekolah dasar di Desa Sobangan dan Baha.

Penulis: I Putu Mas Esa Mahendra

BADUNG, KANALBALI.ID – enam mahasiswa dari klaster kesehatan terlibat di dalam kegiatan ini.  Kegiatan ini dilaksanakan di empat sekolah, yaitu SD No. 1 Sobangan (24/7), SD No. 2 Sobangan (25/7), SD No. 1 Baha (30/7), dan SD No. 2 Baha (31/7).

Adapun target dari pelaksanaan kegiatan ini adalah siswa-siswi kelas 2 dan 3 di masing-masing sekolah dasar. Kegiatan yang dilaksanakan terdiri atas edukasi dan pemeriksaan kesehatan gigi.

Kolaborasi dalam kegiatan ini menjadi program yang mendukung Sustainable Development Goals nomor 3 yang berfokus pada upaya peningkatan kesehatan gigi dan mulut pada anak-anak.

Yayasan Westerlaken Alliance Indonesia (YWAI) adalah organisasi nirlaba Indonesia yang berdiri pada tahun 2015. Yayasan ini merupakan mitra lokal untuk Yayasan Westerlaken yang berbasis di Belanda.

Bidang fokus utama YWAI meliputi perlindungan hak asasi manusia dan anak, pelestarian lingkungan laut, penyediaan bantuan darurat, dan pengelolaan isu-isu warisan budaya.

Dental program merupakan salah satu program dari YWAI dalam memastikan setiap anak memiliki akses terhadap kesehatan gigi yang layak. Tim KKN-PPM UGM berkolaborasi menyelenggarakan pemeriksaan gigi melalui Dental Program dari YWAI.

Foto bersama usai pemeriksaan gigi - foto. Megan Dawarja
Foto bersama usai pemeriksaan gigi – foto. Megan Dawarja

Sebanyak 168 siswa berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil pemeriksaan gigi dibagikan kepada masing-masing siswa dalam bentuk kartu diagnosis dan rekomendasi perawatan.

Harapannya siswa-siswi dapat memberikan surat tersebut kepada orang tua sehingga orang tua dapat lebih peduli terhadap kesehatan gigi anak dan segera mengajak anak untuk periksa ke dokter gigi supaya dilakukan perawatan.

Melalui kegiatan ini, siswa-siswi sekolah dasar juga diberikan edukasi terkait cara menyikat gigi yang benar sebagai upaya merawat kesehatan gigi. YWAI juga membekali siswa-siswi dengan buku edukatif dan membagikan sikat gigi serta pasta gigi untuk menumbuhkan semangat mereka dalam merawat gigi.

Koordinator mahasiswa unit KKN-PPM UGM Mengwi 2025, Fajar Ramadhan (Teknik Pertanian 2022), menyampaikan rasa apresiasi atas kerja sama dalam program ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada YWAI telah berkolaborasi dengan kami dalam menyelenggarakan pemeriksaan gigi kepada siswa-siswi sekolah dasar, semoga kegiatan ini dapat membantu meningkatkan kesehatan gigi anak-anak di Sobangan dan Baha,” ujarnya.

Dosen Pembimbing Lapangan Raden Sumiharto menambahkan, kegiatan ini mencerminkan sinergi yang baik antara mahasiswa, lembaga mitra, dan masyarakat.

Tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi anak-anak, tetapi juga membentuk karakter kepedulian sosial dan profesionalisme pada mahasiswa. Saya berharap kolaborasi semacam ini terus diperkuat sebagai wujud nyata kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat.

Yayasan WAI juga turut menyampaikan kesan positif terhadap pelaksanaan pemeriksaan gigi kepada anak sekolah dasar yang berkolaborasi dengan KKN-PPM UGM Unit Mengwi.

Program Manager YWAI, Manika Santhi, mengungkapkan apresiasi atas peran kooperatif dan proaktif mahasiswa KKN-PPM UGM dalam melaksanakan kegiatan pemeriksaan dan mendidik anak-anak di wilayah KKN.

“Semoga kolaborasi seperti ini bisa terus berlanjut. Kami percaya kolaborasi seperti ini tidak cuma berdampak baik untuk masyarakat, tetapi juga memberi pengalaman berharga untuk semua yang terlibat,” tambahnya.

Adapun enam mahasiswa kedokteran yang terlibat adalah Almadhitya Salsabila (Kedokteran Gigi 2022), Tiara Cinta Terindah Budi Setiadi (Kedokteran Gigi 2022), Megan Dawarja (Kedokteran 2020), I Gusti Ayu Larasati Putri Peryandini (Kedokteran 2020), I Putu Mas Esa Mahendra (Farmasi 2022), dan Fawnia Dewi Audina Salsabillah (Farmasi 2022).(kanalbali/RLS)

 

 

Apa Komentar Anda?