Transmisi Lokal Melonjak, Tanggap Darurat Covid-19 di Klungkung Diperpanjang

Bupati Klungkung Nyoman Suwirta saat meninjau Pasar Galiran - IST

HINGGA saat ini, Senin (29/6) jumlah kasus positif covid-19 di Kabupaten Klungkung, Bali terus mengalami lonjakan,dengan total positif 144 orang, dalam perawatan sebanyak 87 orang dan sembuh 54 orang.

Dengan itu, ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Klungkung, yang juga Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, kembali memperpanjang masa Tanggap Darurat Bencana Wabah Penyakit akibat Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Klungkung satu bulan kedepan.

Perpanjangan tersebut sesuai hasil rapat Gugus Tugas Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Klungkung yang digelar di Ruang Rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Senin (29/6). Masa Tanggap Darurat Bencana Wabah Penyakit akibat Virus Corona (Covid-19) diperpanjang mulai 1 Juli sampai dengan 31 Juli 2020. 

Penetapan status ini berdasarkan sejumlah fakta diantaranya, data terakhir pertanggal 26 juni 2020  Klungkung mencapai total 143  kasus positif covid-19 yang dimana 87 % adalah kasus transmisi lokal. Untuk pasien yang sembuh berjumlah 56 orang, dan yang masih dalam perawatan sebanyak 87 orang.

“Saya sudah memerintahkan dinas terkait untuk memperketat lagi protokol kesehatan di Pasar Galiran, dan Pasar Seni Semarapura karena transmisi lokal tersebut penyebarannya adalah di Pasar. Semua pintu masuk kepasar juga harus dijaga lebih ketat,” Kata Suwirta.

Sehingga dengan protap yang lebih ketat, penyebaran virus melalui transmisi lokal bisa ditekan penyebarannya. Bupati Suwirta juga sangat mengapresiasi seluruh satgas covid19 yang ada di masing-masing Desa Adat karena sudah bekerja dengan maksimal dalam menekan penyebaran virus corona tersebut. Untuk semua jenis bantuan pemerintah Suwirta berharap seluruh bantuan yang diberikan tepat sasaran, akibat dampak meluasnya transmisi lokal dari virus Corona tersebut. ( KANALBALI/KR7)