Viral di kanalbali Pekan Ini: Kepala BNN soal Ganja Medis, PKB 2025 Ditutup

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Marthinus Hukum saat berada di Unud, Bali, Selasa (15/7/2025) dan diwawancarai soal riset ganja untuk medis - IST
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Marthinus Hukum saat berada di Unud, Bali, Selasa (15/7/2025) dan diwawancarai soal riset ganja untuk medis - IST

Puluhan berita menghiasi hari-hari di pekan ini, redaksi kanalbali,id memilih tiga berita paling viral dan banyak dibaca.

Gandeng Unud, BNN Riset Ganja untuk Kepentingan Medis

DENPASAR, kanalbali.id  – Pemanfaatan ganja untuk kepentingan medis masih menjadi bahan riset Badan Narkotikan Nasional (BNN).

“DPR memerintahkan atau meminta supaya BNN menjadi inisiator untuk melakukan penelitian,” kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Marthinus Hukum saat berada di Unud, Bali, Selasa (15/7/2025).

Salah satunya pihak digandeng untuk melakukan riset dan penelitian adalah Universitas Udayana.

“Kita sedang lakukan riset, untuk menemukan apakah dia bisa digunakan untuk kesehatan atau tidak. Berdasarkan permintaan masyarakat lewat DPR beberapa bulan lalu. (Risetnya) dalam proses,” ujarnya.

I Made Somya Putra, SH.MH - Dok.Pribadi
I Made Somya Putra, SH.MH – Dok.Pribadi

Desa Adat Bali dalam Tekanan Hukum Positivistik, Sebuah Renungan

Dewasa ini segala sesuatu tentang desa adat kemudian dituliskan pada aturan atau norma hukum yang bersifat mengikat dan memaksa. Segala sesuatu yang kemudian diatur secara tertulis, dikenal dengan teori Hukum positivistik, pembentukan aturan tertulis yang harus diikuti.

AKIBATNYA, posisi desa adat mulai mengalami paradigma yang berbeda sebagai subjek hukum dimana nama beberapa Desa Adat ternyata terpampang sebagai tergugat ataupun penggugat di beberapa pengadilan negeri yang ada di Bali.

Situasi lain ternyata tidak sedikit juga Desa Adat sebagai pihak dalam wicara atau persengketaan entah di internal Desa adatnya sendiri antar desa adat maupun desa adat melawan Majelis Desa Adat.

Musisi Jepang Makoto Kuriya akan tampil di Ubud Village Jazz Festival - IST
Musisi Jepang Makoto Kuriya akan tampil di Ubud Village Jazz Festival – IST

Musisi Jepang Bakal Tampil di Ubud Village Jazz Festival

UBUD, kanalbali.id – Warna-warni musik jazz internasional akan ditampilkan di event Ubud Village Jazz Festival 2025.

Selain musisin dari benua Eropa, ada juga musisi dari Asia, salah-satunya adalah dari Jepang. Penampilan mereka dijamin tak kalah piawai dan bahkan memiliki nuansa yang berbeda. Salah-satunya adalah dari negeri Sakura, jepang.

Bersiaplah untuk datang dalam suasana jazz yang semarak di tempat yang menawan ini. Dapat tiketnya di https://megatix.co.id/events/uvjf-2025

Trio Makoto Kuriya

Makoto Kuriya adalah salah satu seniman jazz paling berpengaruh di Jepang. Setelah satu dekade di AS, tampil bersama legenda seperti peraih Grammy Chuck Mangione, ia meraih pengakuan global di Asia, Eropa, dan sekitarnya.

Sebagai komposer/produser, ia telah menggarap anime Neon Genesis Evangelion yang meraih platinum dan memimpin tur diplomatik.

Album jazz-fusion-nya, Acoustic Weather Report, menduduki puncak tangga lagu Amazon Jepang. Sebagai sosok yang mendobrak batasan, Kuriya terus mengangkat jazz di seluruh dunia. Ia akan ditemani oleh Indra Gupta (Double Bass) dan Gustu Brahmanta (drum).

( kanalbali/RLS )

 

 

Apa Komentar Anda?