Pentingnya Internet Sehat untuk Kehidupan di Era Digital

pixabay by geralt

MEMANG tidak bisa disangkal lagi kalau internet sudah menjadi kebutuhan semua orang.  Didukung dengan adanya segala macam gadget berikut inovasi fitur dan aplikasinya yang memudahkan kehidupan kita yang terkoneksi dengan internet.

DItambah lagi dengan situasi pandemi ini memaksa sebagian besar orang untuk bekerja dari rumah untuk belajar dari rumah, berbelanja dari rumah dan berinteraksi berkomunikasi dengan kerabat dan teman dari rumah.

Menurut Gebryn Benjamin Lead Creative & Marketing Strategy dalam Webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Badung, Bali, Selasa 7 September 2021, dengan adanya pandemi kita dipaksa untuk cepat menguasai digital jika tidak bisa sebebas seperti dulu sebelum pandemi.

Karenanya, kata Gebryn, penting bagi kita untuk menciptakan internet yang sehat. “Kita harus selalu waspada dan sadar diri bahwa saat ini kita tengah berada di dunia Internet. Dan kita semua punya tanggung jawab untuk mengedukasi diri sendiri dan orang lain.” Ujar Gebryn dalam webinar yang dipandu oleh Patria Prathama ini.

Lebih lanjut kata Gebryn, penggunaan internet sehat dan aman perlu ditanamkan sejak dini melalui pembelajaran keamanan dan etika berinternet yang baik dan sehat.

Karenanya ada sejumlah langkah untuk berinternet sehat. Diantaranya adalah perbanyak literasi digital dan kita bisa belajar dari banyak aplikasi gratis contohnya bisa mendownload aplikasi siberkreasi. Selain itu untuk menciptakan internet yang sehat, jangan lupa cek dulu info berita, link dan email dan selalu menyebarkan hal yang benar dan positif.

“Juga selalu memasang software pengamanan dan pengawasan, agar tidak terkena spamming atau kita bisa membatasi screentime kita. Kelola prioritas untuk hal positif, kurangi durasi online sedikit demi sedikit,” imbuhnya.

Jika memiliki anak, maka internet sehat juga harus diupayakan bagi buah hati dengan selalu mengawasi dan temani anak saat menggunakan internet dan gadget dan membuat konten positif dari internet untuk jejak digital yang baik.

pixabay by fancycrave1

Yang juga penting adalah mengatur keseimbangan hidup untuk hidup sehat dengan atur kembali tujuan hidup, memiliki hobi yang bermanfaat dan prioritaskan waktu untuk keluarga. Juga perbanyak interaksi dengan lingkungan sekitar, carilah hiburan positif di dunia nyata dan perbanyak kegiatan ibadah.

Internet sehat ini perlu diupayakan dari sekarang dan tidak usah menunggu besok sebab selain manfaatnya yang banyak, internet juga memiliki dampak negatif yang juga tak kalah banyak.

Apalagi pengguna internet di dunia semakin tahun semakin bertambah saja. Menurut data di awal 2021 ada 202,6 juta dan pada periode yang sama di tahun sebelumnya ada di angka 175,7 juta. Dan di Indonesia sendiri dari populasi yang ada, sekitar 73,7 persen merupakan pengguna internet.

Kenapa begitu banyak? Karena ada beragam alasan mengapa seseorang menggunakan internet.  Dan mayoritas jawabannya adalah nomor satu, internet digunakan untuk bersosial media, kedua untuk komunikasi, selanjutnya untuk bermain game dan nomor 4 untuk layanan publik, belanja online, hiburan, informasi berita dan dan lain sebagainya.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar kali ini juga menghadirkan pembicara, Nannette Jacobus, Branding Strategist, Relawan Kemanusiaan, Content Creator, Made Handijaya Dewantara, Dosen Universitas Prasetya Mulya dan Rahmad Ramadhan sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital. (kanalballi/Rls)