Yuk Cari Cara agar Sosmed Menghasilkan Cuan

pixabay by PreisKing

TAK hanya anak muda, media sosial (medsos) juga digemari banyak kalangan dari anak kecil hingga orang tua karena banyak hiburan di dalamnya. Karenanya tak heran waktu berjam-jam bisa hilang begitu saja saat kita asyik berselancar di medsos.

Dipikir-pikir, sayang juga ya jika gadget kita hanya untuk melihat konten idola, mengikuti akun gosip, atau sekadar posting foto selfie.

Tiara Maharani, penulis dan jurnalis, saat menjadi pembicara dalam Webinar Literasi Digital wilayah Nduga, Papua, Jumat 19 November 2021, mengatakan bahwa media sosial bisa menghasilkan cuan bila penggunanya mampu memaksimalkannya dengan membuat konten menarik. Tidak hanya itu, konten-konten kreatif yang menginspirasi bisa membuat penggunanya menjadi seorang influencer atau key opinion leader.

“Untuk membuat medsos yang dilirik oleh banyak orang adalah salah satu triknya adalah dengan membuat konten yang menarik,” ujar Tiara Maharani dalam webinar yang dipandu oleh Jhoni Chandra ini.

Konten yang dikemas dengan baik akan menarik banyak pembaca, dan konten yang dinilai menarik akan membuat mereka suka membagikannya kepada teman-teman mereka. Untuk membuat itu, dibutuhkan keterampilan tertentu yang tentunya tidak bisa diperoleh secara instan.

Penjualan Menurun? Ini 6 Tips Tingkatkan Performa Toko Online

Ada sejumlah langkah yang harus dilakukan sebelum membuat konten. Pertama, pengguna perlu menentukan niche market. Ini agar kita lebih fokus dalam membuat konten.

“Dalam hal menentukan niche market untuk sosial media kita, sebaiknya memilih sesuai dengan passion atau hobi. Karena dengan memilih niche market yang sesuai dengan passion, ini akan membantu kita untuk bikin konten dengan lebih effortless dan mudah,” kata Tiara.

Selanjutnya, tentukan platform media sosial yang akan kita gunakan. Pasalnya setiap platform memiliki karakter masing-masing. Segmentasi pengguna yang berbeda dan kebiasaan mengkonsumsi informasi yang berbeda.

Selanjutnya adalah mengenal target follower. Dengan dengan mengerti kebutuhan mereka, apa yang mereka suka, kebiasaan mereka di sosial media seperti apa akan memudahkan kita untuk menerapkan strategi konten yang akan diposting.

“Setelah menentukan tiga hal tersebut, kita bisa membuat konten yang informatif, aktual, On-Trend,dan interaktif. Jangan lupakan konsistensi sebab penting sekali untuk konsisten memposting konten guna mengikuti kebutuhan follower kita serta konsisten untuk mengikuti tren,” kata Tiara.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kota Depok, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Yazid Yanwar Saputra, Founder Meraki Agency, Jhonatan Cheroal Manobi, ST, Kepala Stasiun Trnasmisi Trans7 Jayapura dan Putri Masyita sebagai Key Opinion Leader.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital. (kanalbali/RLS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.