DENPASAR- Keinginan calon mahasiswa baru untuk melanjutkan pendidikan dalam bidang Information technology (IT) di Bali terus meningkat pada 2021.
“Mahasiswa baru ITB Stikom Bali angkatan 2021 yang sudah registrasi sejumlah 1.080 orang atau meningkat 2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (yoy),” kata Rektor ITB Stikom Bali Dadang Hermawan dalam perayaan Dies Natalis ITB Stikom Bali ke-19 secara virtual, Selasa, (10/8/2021)
Menurut Dadang, 86 persen mahasiswa di ITB Stikom Bali berasal dari Pulau Dewata. Sisanya datang dari seluruh provinsi di Indonesia bahkan ada yang berasal dari luar negeri. Sedangkan jumlah alumni sebanyak 7.918 orang yang telah bekerja dan berwirausaha di berbagai bidang/sektor baik di lembaga pemerintah maupun swasta.
Dia menjelaskan, tingginya minat generasi muda melanjutkan pendidikan dalam bidang IT khususnya di ITB Stikom Bali karena kampus ini masuk rangking 117 Nasional dari 4.593 Perguruan Tinggi se-Indonesia dan menjadi Kampus terpopuler dari 161 PTS di Bali Nusra berdasarkan Webometrics Ranking of World Universities.
“Kami juga terus memperpanjang kerjasama dengan PT Microsoft Indonesia terutama dalam penggunaan software asli secara nyaman dan aman bagi para civitas akademika dengan menandatangani Microsoft Campus Agreement yang ke 16 kalinya pada 2021,” tambahnya.
Kerjasama lainnya yang dilakukan yakni Program Internship atau magang secara daring dengan Lithan EduClass Singapore yang dikaitkan dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.
Pada program ini, sambungnya, mahasiswa akan disalurkan magang pada tahun kedua sampai dengan tahun keempat dengan mendapatkan uang saku Rp100 juta per tiga tahun atau 33 juta per tahun dan biaya kuliah ditanggung oleh perusahaan tempat magang.
“Ada 2.000 perusahaan berskala internasional yang berkantor di Singapura telah siap menerima magang online dari seluruh mahasiswa ITB Stikom Bali,” jelasnya.

Kemudian, pada Tahun Ajaran 2020/2021 ITB Stikom akan menerapkan kurikulum baru dengan Outcome Based Education (OBE) dan mengakomodasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kampus ini juga akan membuka beberapa program studi baru yakni Program Studi Strata 1 Data Science (S1), Cyber Security & Forensics (S1), Alih Jenjang dari Program Studi D3 ke Diploma 4 (empat) serta Program S2 Magister Sistem Informasi.
ITB Stikom Bali juga selalu berupaya untuk dapat memiliki sumber daya manusia yang terbaik. Para Dosen dan staf non Dosen terus didorong untuk selalu berwawasan global, baik dengan mengikuti seminar internasional, maupun dengan melaksanakan studi banding ke beberapa perguruan tinggi di luar negeri.
Saat ini ada 94 orang dosen yang sudah sertifikasi dosen, 11 orang dosen yang bergelar doktor dan 21 orang dosen yang sedang studi lanjut S3 di dalam negeri maupun di luar negeri. Pada 2021 ini ada 9 Kelompok Dosen telah mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk Hak Cipta dan Karyanya.
Kampus yang berada di pusat Kota Denpasar ini memiliki dua Fakultas, pertama Fakultas Informatika dan Komputer dengan tiga Program Studi. Kedua, Fakultas Bisnis dan Vokasi dengan dua Program Studi.
PHRI Dorong Hotel Sediakan Arak Bali
Selain itu, ada kelas internasional atas kerjasama ITB Stikom Bali dengan salah satu universitas asing, yakni HELP University. Manfaat yang telah dinikmati oleh para mahasiswa adalah mendapatkan dua gelar sekaligus yakni Sarjana Komputer dan Bachelor of IT.
Para mahasiswa yang saat ini sedang belajar ada sekitar 107 orang yang berasal dari Indonesia maupun asing dengan jumlah alumni kurang lebih 150 orang. Program dua gelar dengan Binus University Jakarta dan yang terbaru adalah kerjasama dengan DNUI (Dalian Neusoft University of Information) China.
“Ada 8 delapan orang mahasiswa reguler kita diterima untuk kuliah secara daring dalam rangka program pertukaran mahasiswa internasional di DNUI dengan perolehan hibah Rp152 juta untuk uang saku, buku, dan biaya kuliah 1 semester,” ungkapnya. (Kanalbali/LSU)



Be the first to comment