Tanpa Alasan Jelas, 2 Pemuda di Denpasar Dikeroyok

Korban saat memberikan keterangan kepada polisi - IST
Korban saat memberikan keterangan kepada polisi - IST

DENPASAR, kanalbali.id – Dua pemuda beranisial AYW (21) dan KASS (21) menjadi korban pengeroyokan oleh para pelaku yang belum diketahui identitasnya.

Kedua korban mengalami beberapa luka atau babak belur setelah dikeroyok di Jalan Suwung Batan Kendal, Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, pada Kamis (3/4) kemarin sekitar pukul 00.10 WITA dan dilaporkan kepada pihak kepolisian Jumat (3/4) sekitar pukul 02.00 WITA.

“Bahwa korban tidak mengetahui identitas dari pelaku yang melakukan pengeroyokan,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, pada Jumat (3/4) siang.

Akibat kejadian tersebut, korban AYW mengalami luka robek di atas mata sebelah kanan dan mendapatkan 4 jahitan dan korban KASS mengalami kepala sebelah kiri sakit, lebam di bawah mata kiri, luka robek pada bibir dan pipi kanan lebam.

Kronologisnya, dari keterangan korban AYW pada Kamis (2/4) sekitar pukul 21.00 WITA, korban bersama temannya atau korban KASS dan tiga orang temannya sedang minum-minuman keras (miras) atau pesta miras di Pantai Mertasari Sanur Kauh, Denpasar.

Selesai minum sekitar pukul 23.00 WITA, mereka membubarkan diri dan korban membonceng korban KASS melintas dari Pantai Mertasari-Jalan Bypass Ngurah Rai-Jalan Pemelisan- Jalan Suwung Batan Kendal.

Namun, saat melintas di TKP korban diteriaki oleh pengendara sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya yang berkata,”Kamu speeding ya,”. Korban kemudian dipepet dan ditendang dari sebelah kanan serta dipukul pada bagian mata sebelah kanan atas yang mengakibatkan sepeda motor oleng dan kedua korban terjatuh dari sepeda motor.

“Saat sudah terjatuh, kedua korban dipukuli oleh dua orang tak dikenal, selesai memukuli kedua orang tersebut pergi meninggalkan korban,” imbuhnya.

Kemudian, usai babak belur karena dipukuli, salah satu teman korban atau saksi bernisial AR (20) melintas di depan TKP dan melihat kedua korban sudah dalam kondisi luka-luka habis dipukuli orang.

Selanjutnya kedua korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Ngoerah, Denpasar oleh ambulans dan saksi mengikuti dari belakang. Untuk barang bukti yang diamankan satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam tanpa TNKB depan belakang dan menggunakan knalpot brong.

“Kedua korban sudah mendapatkan perawatan medis di RSUP Prof Ngoerah dan sudah diperbolehkan pulang. Selanjutnya akan membuat laporan polisi,” ujarnya.

(kanalbali/KAD) 

Apa Komentar Anda?