260 Seniman Mancanegara Bakal Ramaikan PKB 2026

Tari rejanri Mesari dari Karangasem pada Peed Aya atau Pawai Pesta Kesenian Bali ke-47 tahun 2025, Sabtu ((21/6/2025) - kanalbali/Ayu Sulistyowati
Tari rejanri Mesari dari Karangasem pada Peed Aya atau Pawai Pesta Kesenian Bali ke-47 tahun 2025, Sabtu ((21/6/2025) - kanalbali/Ayu Sulistyowati

DENPASAR, kanalbali.id -‎Persiapan Pesta Kesenian Bali (PKB) sudah sekitar 95 persen. Tinggal  mendekor panggung-panggung di Taman Budaya Provinsi Bali dan membangun panggung kehormatan pawai PKB di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali atau Bajra Sandhi.

‎ “Seniman sudah siap tampil dan sudah kami cek juga selama bulan Mei dengan datang ke tempat mereka latihan,” ujar  tim Kurator PKB 2026, Prof. Dr.  Gede Arya Sugiarta, Rabu (3/7).

Termasuk diantaranya adalah  partisipan mancanegara. Terdapat sekitar 10 peserta atau kelompok seni luar negeri (mencakup 260 seniman) yang hadir untuk memeriahkan Bali World Culture Celebration (BWCC) melalui kolaborasi seni dan pertunjukan budaya.

Tim kesenian yang berpartisipasi itu berasal dari New York (Amerika Serikat), China, Timor Leste, Korea, Jepang, India, dan Hongkong.

“Peminatnya sebenarnya lebih banyak tetap setelah dikurasi ada yang tidak bisa menyesuaikan dengan tema tahun ini,” kata ‎Kepal Dinas Kebudayaan Bali Ida Bagus Alit Suryana,

Sementara itu ‎Pihak tim kurator berharap agar semua seniman menunjukkan karya-karya terbaiknya. Masyarakat diharapkan memberi dukungan untuk hadir di PKB dengan tertib, tidak membawa dan membuang sampah di PKB. Semua pihak bekerja dengan baik agar PKB yang sudah memasuki usia ke-48 berjalan sukses.

‎Dkatakan, agenda PKB sama dengan tahun lalu. Ada pawai, lomba, pergelaran, parade, workshop, sarasehan, Jantra Tradisi Bali, BWCC, dan Penghargaan Adi Sewaka Nugraha. Semua tampilan diikat dengan tema Atma Kerthi, Jiwa Sidha Parisudha. Dipastikan semua karya  berbeda dengan tahun lalu karena temanya berbeda.

‎”PKB 2026 mengusung tema “Atma Kerthi – Jiwa Sidha Parisudha (Memuliakan Jiwa Paripurna)”. Berbagai materi kegiatan disiapkan mulai dari peed aya atau pawai, rekasadana/pergelaran, utsawa atau parade, wimbakara/lomba, widyatula, lokakarya, pameran, Jantra Tradisi Bali, hingga Bali World Culture Celebration (BWCC),” ujar Sugiartha.

‎Pihaknya berharap pelaksanaan PKB  2026 berlangsung aman dan nyaman selama satu bulan kegiatan digelar, dari 13 Juni hingga 11 Juli 2026.

‎Dari sisi partisipasi, jumlah seniman dan kelompok seni mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Untuk kegiatan pawai diperkirakan melibatkan sekitar 3.430 seniman. Rekasadana diikuti sekitar 6.300 seniman, sedangkan Utsawa Parade melibatkan sekitar 7.835 seniman.

‎Secara keseluruhan, PKB XLVIII Tahun 2026 melibatkan 673 sekaa dan yayasan seni dengan total sekitar 20.929 seniman. Jumlah tersebut meningkat dibanding PKB 2025 yang mencatat 562 sekaa dan 14.229 seniman. (MBP2)

Presiden Prabowo‎

‎Presiden Prabowo Subianto direncanakan membuka Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026. Kehadiran kepala negara menjadi salah satu agenda yang sangat diharapkan oleh pemerintah daerah dan masyarakat Bali untuk membuka secara resmi pesta kesenian akbar bergengsi tersebut.

‎PKB 2026 dijadwalkan berlangsung selama sebulan penuh, mulai dari 13 Juni 2026 bertempat di Taman Budaya Provinsi Bali, Art Center Denpasar. Sedangkan pawai (peed aya) PKB dilangsungkan di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali (Bajra Sandhi), Denpasar.

‎Ketua Panitia PKB 2026 yang Kadis Kebudayaan Provinsi Bali Ida Bagus Alit Suryana mengatakan, PKB 2026 ini mengangkat tema utama “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha” yang bermakna pemuliaan dan penyucian jiwa manusia menuju kesempurnaan yang paripurna, jernih, dan suci. Semua sajian akan mengacu pada tema tersebut, baik disampaikan melalui sajian gerakm music, tembang atau pesan-pesan dan makna.

‎Pelaksanannya, pasti ada yang beda dari pelaksanaan tahun sebelumnya. Meski menyajikan agenda yang sama, tetapi isian dan sajiannya pasti berbeda, karena digarap dan disajikan oleh orang yang berbeda pula.

‎Partisipan luar daerah dan luar negeri juga beragam sebagai bukti pesta seni milik masyarakat Bali itu tetap menggema di berbagai belahan dunia.

‎‎Selanjutnya partisipan Nusantara mengalami peningkatan signifikan yang kini diikuti sebanyak 955 orang untuk menampilkan ragam kebudayaan nusantara. Peserta luar daerah provinsi Bali berasal dari berbagai wilayah seperti Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta, Banten, dan Kalimantan Tengah.

‎Pawai budaya (peed aya) masih menjadi perhatian masyarakat, sehingga sajian ini dikemas menarik dan padat, namun tetap mengimplementasikan keunggulan budaya masing-masing daerah di Bali. Pembukaan acara dipusatkan di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali (Bajra Sandhi), Renon.

‎Peed Aya akan mengambil rute di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, dimulai dari pertigaan Jalan Ir. H. Juanda melintasi Jalan Kusuma Atmaja.

‎Setiap kabupaten dan kota akan menampilkan kekayaan tradisi, garapan seni tematik kolosal, serta cerita rakyat khas daerah masing-masing. Partisipasi Kabupaten/Kota: Sebanyak 9 kabupaten dan kota se-Bali secara bergiliran menampilkan pawai tematik. Peed Aya tahun ini akan dibuka dengan Tari Siwa Nataraja dan diramaikan oleh lebih dari 20 ribu seniman

‎Pesta Kesenian Bali (PKB) menyajikan 10 agenda atau materi pokok yang menjadi pilar festival. Agenda-agenda tersebut meliputi pertunjukan seni, pameran, hingga sarasehan budaya. ( kanalbali/RLS/RFH )

Apa Komentar Anda?