Ancam Sebarkan Foto Telanjang dan Setubuhi Anak di Bawah Umur, RR Ditangkap Polres Buleleng

ilustrasi

BULELENG- Kepolisian Polres Buleleng, Bali, berhasil mengungkap kasus persetubuhan anak di bawah umur yang dilakukan oleh seorang pelaku berinisial RR (19).

“Polres Buleleng berhasil mengungkap kasus persetubuhan terhadap anak dibawa umur,” kata Wakapolres Buleleng, Kompol Loduwyk Tapilaha, di Mapolres Buleleng, Bali, Rabu (30/12) sore.

Peristiwa itu, terjadi pada Kamis (24/12) lalu sekitar pukul 13:00 Wita, di sebuah penginapan di Jalan Pulau Obi, Gang Bima, Kabupaten Buleleng, Bali. Korban sebut saja bernama Mawar nama samaran, saat itu pada Senin (21/12)  pelaku dan korban berkenalan melalui aplikasi whatsapp.

Selanjutnya, Selasa (22/12) pelaku dan korban berpacaran. Setelah itu, pelaku meminta kepada korban untuk berfoto dengan tidak menggunakan pakaian atau telanjang. Kemudian, pada saati itu korban mengiyakan keinginan pelaku dan berfoto dengan telanjang dada.

Namun, setelah berfoto korban mengirim fotonya ke pelaku. Setelah itu, pada Rabu (23/12) pelaku mengajak korban untuk ketemuan. Namun, korban tidak mau, setelah itu korban memblokir nomor whatsapp pelaku.

Selanjutnya, pelaku marah dan pelaku mengirim foto telanjang dada tersebut ke stori whatappsnya. Lalu, handphone pelaku yang satunya merekam storinya tersebut dan mengirimkan ke korban.

“Hal itu membuat korban takut dan membuka blokir handphone pelaku, pada saat itu korban menyuruh pelaku agar tidak menyebarkan foto tersebut dan menghapus stori tersebut, dan diiyakan oleh pelaku,” imbuhya.

Kemudian, pelaku mengajak lagi korban untuk bertemu pada Kamis (24/12) lalu sekir pukul 12.00 Wita di Indomart Lovina dan korban mengiyakan pertemuan tersebut. Namun, setelah bertemu di Indomart Lovina pelaku mengajak korban ke penginapan yang beralamat di Jalan Pulau Obi, Gang Bima, Kelurahan Banyuning, Buleleng, Bali.

Sesampainya disana pelaku menyewa penginapan dan masuk ke kamar Nomor 5, setelah masuk pelaku dan korban berhubungan badan.

Kemudian, lewat hal itu korban melaporkannya ke Polres Buleleng, Bali. Sehingga, pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan kepada pelaku di rumahnya di Kelurahan Kampung Kajanan, Buleleng, Ball, pada Minggu (27/12) malam.

Sementara, untuk barang bukti yang diamankan satu potong baju kaus warna hitam, satu potong celana panjang warna hitam kotak-kotak, satu potong BH warna coklat bergaris hitam, satu potong celana dalam warna merah muda.

“Langkah-langkah yang telah dilakukan oleh penyidik, adalah memerik saksi-saksi dan tersangka, mengumpulkan barangbukti, melakukan pemeriksaan visum dan melakukan konsling psikolog terhadap korban,” ujarnya.

Terhadap pelaku, disangka telah melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur sebagaiman dimaksud dalam rumusan Pasal 81, Undang-undang nomor 35, Tahun 2014 tentang perlindungan anak yang berbunyi setiap orang melakukan tipu muslihat serangkaian kebohongan atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau orang lain diancamam hukuman minimal 5 tahun maksimal 15 tahun penjara. (KAD)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.