Cegah Kasus Covid-19, Warga yang Keluar Masuk Bali Melalui Gilimanuk Wajib Vaksinasi Dosis Lengkap

Pelabuhan Gilimanuk Bali. doc Kanalbali

JEMBRANA – Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gede Juliana mengatakan, masyarakat yang akan keluar masuk Bali melalui Gilimanuk selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2022 diwajibkan telah melakukan vaksinasi dosis lengkap.

“Harus dosis vaksinasi dosis lengkap (1 dan 2). Jika tidak, maka tidak diperkenankan menyeberang,” kata Juliana saat dihubungi, Selasa (14/12/2021).

Juliana menjelaskan, syarat vaksinasi dosis lengkap tersebut didasarkan pada ketentuan Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 66 Tahun 2021 diktum Kesatu huruf j.

Dalam aturan itu, disebutkan bahwa pelaku perjalanan jarak jauh harus memenuhi sejumlah persyaratan diantaranya Wajib 2 (dua) kali vaksin dan melakukan Rapid Test Antigen 1×24 jam.

Sementara untuk orang yang belum divaksin dan orang yang tidak bisa divaksin dengan alasan medis, juga dilarang bepergian jarak jauh.

Pihaknya, lanjut Juliana, akan berkoordinasi dengan ASDP Ketapang – Gilimanuk untuk melakukan pengawasan selama periode libur Nataru 24 Desember 2021 – 2 Januari 2022.

Jajaran Polres Jembrana akan menyiapkan 144 personil dalam Operasi Lilin untuk melakukan pengamanan di titik-titik tertentu. Kemudian, ada enam posko yang akan disiapkan saat nataru terutama di Pelabuhan Gilimanuk. Posko itu termasuk gerai vaksinasi Covid-19.

“Kita sudah rapat dengan ASDP, dari meraka akan menyediakan gerak vaksin. tapi harus diingat, kalau vaksin dua kan ada periode waktunya. jadi harus disesuaikan. kalau waktunya belum seharusnya divaksin tahap dua, harus di ubah planing bepergiannya,” kata dia.

Ia memprediksi, puncak arus perjalanan masuk dan keluar Bali saat nataru, diperkirakan dari tanggal 28 hingga 29 Desember 2021. Sementara, untuk arus balik diperkirakan dari tanggal 1 dan 2 Januari 2022.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk menahan diri bepergian selama periode libur Nataru.

“Apabila memang harus bepergian mohon persyaratan bisa dilengkapi, dan protokol kesehatan harus menjadi pegangan masyarakat selama bepergian,” pungkasnya.

ACH. FAWAIDI

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.