Hari Ini Pelantikan Bupati dan Walikota di Bali Dilakukan Terbatas

Biro Tata Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bali, I Ketut Sukra Negara - IST

DENPASAR – Pelantikan Kepala Daerah di 6 Kabupaten/Kota se Bali akan digelar secara langsung pada Jumat (26/2) besok di Wiswasabha Utama Kantor Gubernur Bali. Masih dalam situasi COVID-19, acara pelantikan itu digelar dengan sangat terbatas.

“Pelantikan akan digelar secara hybrid, pasangan kepala daerah terpilih langsung hadir di Wiswasabha Utama. Sementara Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) masing-masing kabupaten/kota mengikuti secara virtual,” kata Biro Tata Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bali, I Ketut Sukra Negara saat dihubungi, Kamis (25/2/2021).

Sukra menuturkan, pelantikan awalnya direncanakan secara virtual, di mana Gubernur Bali Wayan Koster cukup di Wiswasabha Utama, sementara masing-masing pasangan kepala daerah terpilih virtual di daerah masing-masing. Namun setelah dikonsultasikan ke pusat Pemprov Bali mendapatkan izin dan petunjuk dari Mendagri bahwa pelantikan ditoleransi digelar hybrid.

“Jadi setalah pelantikan digelar besok, jabatan pelaksana harian Kepala Daerah yang saat ini diduduki Sekda kabupaten dan kota otomatis berakhir, untuk SK Mendagri tentang pelantikan pasangan kepala daerah terpilih dari Mendagri sudah dijemput hari ini,” terangnya.

Untuk mengantisipasi pasangan kepala daerah yang akan dilantik benar-benar negatif COVID-19, pihaknya meminta 6 Kepala Daerah Terpilih itu untuk datang mengikuti gladi pada Kamis (25/2) sore ini sembari membawa hasil rapid test antigen. Jika hasilnya diketahui terkonfirmasi positif, maka pelantikan untuk positif COVID-19 berdasarkan rapid antigen itu akan digelar virtual.

“Kalau positif COVID-19 berdasarkan antigen ya virtual. Besok pelantikan dilakukan lengkap dengan istri kepala daerah terpilih, karena langsung akan dilakukan pelantikan PKK dan Dekranasda juga,” tuturnya.

Disinggung mengenai anggaran yang digunakan, Sukra mengaku anggaran yang dikeluarkan hanya di konsumsi saja. “Hanya konsumsi saja, itu tidak banyak, untuk detailnya biro umum yang tahu,” pungkasnya. (Kanalbali/ACH)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.