KKN UGM di Pelaga dan Belok Sidan Berakhir, Pihak Desa Berharap Keberlanjutan

Penyerahan plakat pengharagaan untuk Desa dari Tim KKN UGM - IST
Penyerahan plakat pengharagaan untuk Desa dari Tim KKN UGM - IST

BADUNG, kanalbali.id –  Aula Kantor Desa Pelaga menjadi saksi berakhirnya rangkaian kegiatan KKN-PPM UGM 2025 pada Jumat (08/08). Hal itu ditandai Pemaparan Hasil Kegiatan KKN-PPM UGM Desa Pelaga dan Desa Belok Sidan.

Kegiatan ini dihadiri oleh 29 mahasiswa yang terbagi dalam dua lokasi pengabdian, yakni 19 orang di Desa Pelaga dan 10 orang di Desa Belok Sidan.

Acara yang dimulai pukul 08.00 WITA ini dihadiri oleh Kepala Desa Pelaga, Sekretaris Desa Belok Sidan, Ketua BPD Desa Pelaga, Ketua LPM Desa Pelaga, perangkat desa dari kedua wilayah, serta Dosen Pembimbing Lapangan, Prof. Dr. Rini Rachmawati, S.Si., M.T.

Suasana hangat dan penuh apresiasi mewarnai setiap rangkaian acara, mulai dari sambutan tamu undangan, pemaparan hasil program, tanggapan perangkat desa, hingga penyerahan plakat dan kenang-kenangan.

Dalam sambutannya, para tokoh desa menyampaikan bahwa program yang dijalankan mahasiswa KKN UGM telah memberikan manfaat nyata dan inovasi yang dibutuhkan masyarakat.

Namun, mereka menegaskan pentingnya keberlanjutan program agar dampak positifnya terus dirasakan. “Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti di sini, melainkan berlanjut pada KKN berikutnya,” ujar salah satu perwakilan desa.

Foto bersama usai acara  pemaparan inovasi desa dari Tim KKN UGM- IST
Foto bersama usai acara pemaparan inovasi desa dari Tim KKN UGM- IST

Mahasiswa memaparkan berbagai capaian yang telah dihasilkan selama 50 hari pengabdian. Salah satu yang menjadi sorotan adalah website Belokpelaga.com, yang berisi informasi lengkap desa dari aspek geografi, potensi pariwisata, hingga data pertanian dan peternakan.

Inovasi lain yang mendapat apresiasi adalah peta objek pariwisata Desa Pelaga yang kini dipasang di area parkir Kantor Desa, sehingga memudahkan masyarakat dan wisatawan menemukan lokasi-lokasi wisata unggulan.

Koordinator mahasiswa, Ghifari Ash-Shiddiqy, menyampaikan bahwa pengalaman KKN di Bali memberikan wawasan baru dan kesan mendalam bagi seluruh anggota tim.

“Kami banyak belajar dari kearifan lokal dan budaya yang begitu kental. Ini akan menjadi kenangan yang sulit dilupakan,” tuturnya.

Acara ditutup dengan penyerahan plakat kepada pihak Desa Pelaga dan Desa Belok Sidan sebagai simbol apresiasi dan persahabatan, dilanjutkan dengan sesi foto bersama yang menjadi penanda resmi berakhirnya kegiatan.

Para mahasiswa mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari pemerintah desa dan masyarakat, yang menjadi kunci keberhasilan KKN tahun ini. (kanalbali/RLS)

Apa Komentar Anda?