Masa Pandemi COVID-19, Program Donor Darah di PMI Bali Terapkan Prokes Ketat

Para pendonor darah harus mengikuti prosedur kesehatan seperti pengecekan suhu badan - IST

DENPASAR – Demi menjaga stok darah di Provinsi Bali, Palang Merah Indonesia (PMI) Bali terus menjalankan program donor darah ditengah pandemi COVID-19. Donor darah itu dijalankan dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Karena berlangsung ditengah pandemi COVID-19, penerapan protokol kesehatan itu tetap kami jalankan dengan tertib baik oleh petugas kami ataupun bagi orang yang hendak mendonorkan darahnya,” kata Kepala Unit Donor Darah (UDD) Provinsi Bali, I Gede Wiryana Patra Jaya saat dihubungi, Minggu (25/10).

Wiryana menjelaskan, khusus pagi pendonor, selain diwajibkan menggunakan masker, mencuci tangan sebalum dilakukan pengambilan darah, pendonor masih akan diperiksa kondisi apakah dalam kondisi sehat atau tidak. Jika ada gejala yang mengarah pada COVID-19, pendonor tidak diperkenankan menuju ke tahap berikutnya yakni donor darah.

Sementara, untuk petugas PMI yang akan melakukan pengambilan darah, Wiryana mengaku pihaknya rutin melakukan rapid test sebelum diterjunkan ke lapangan. Jika hasilnya menunjukkan reaktif, petugas itu, lanjut Wiryana tak diperkenankan bertugas dan akan dilanjutkan dengan swab.

“Petugas yang ke lapangan itu kami lengkapi dengan APD level 2, sama seperti yang digunakan oleh dokter, perawat, petugas laboratorium, radiografer, farmasi, dan petugas kebersihan ruang pasien COVID- 9. Seperti masker bedah 3 lapis, hazmat, sarung tangan karet sekali pakai, dan pelindung mata,” jelasnya.

Selain penerapan protokol kesehatan, PMI Provinsi Bali juga menjalankan skema ‘jemput bola’ bagi pendonor yang merasa ragu datang ke tempat-tempat donor darah. Jemput bola itu dilakukan dengan cara mendatangi rumah warga langsung untuk diambil darahnya.

“Jadi kalau misalnya ada satu keluarga yang berencana melakukan donor darah tapi meraka takut ikut di program donor darah, kami bisa memdatangi meraka ke rumahnya, itu program kami yang mulai dijalankan sejak pandemi COVID-19,” tuturnya. (Kanalbali/ACH)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.