DENPASAT,kanalbali- Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Sarbagita Suwung yang sempat terbakar selama tiga hari sejak Jumat hingga Senin ( 25-28/10) kemarin kini sudah kembali beroprasi seperti biasanya.
Setelah keputusan Gubenur Bali, Wayan Koster yang diantaranya menyampaikan penanganan jangka pendek, menengah, dan panjang untuk TPA Suwung, kini lalu lalang aktivitas pembuangan sampah terbilang sepi.
Banjar Pesanggaran sudah kembali membuka akses truk sampah untuk masuk ke TPA namun truk yang masuk untul hari ini tidak cukup banyak. Hal ini dikarenakan sampah yang dibuang di areal TPA hanya dari sekitaran Denpasar dan Badung saja saja. Wilayah seperti Tabanan dan Gianyar membuang sampah di areal pembuangan masing masing.
Yuk Rasakan Manfaat Menabung Online
Sesuai arahan Gubenur beberapa waktu lalu wilayah Badung diharapkan untuk mencari lahan pembuangan. Apabila sudah diperoleh lahan yang memenuhi syarat, Pemkab Badung diharuskan mengalihkan pembuangan sampah dari TPA Suwung ke Iokasi TPA yang baru dan sekaligus menghentikan pembuangan sampah ke TPA Sarbagita Suwung.
“Khusus untuk kabupaten Badung selama satu bulan ke depan ini masih diizinkan membuang sampah ke TPA Suwung sebanyak 15 unit truk per hari, dan mengizinkan pemanfaatan lahan milik Pemprov sebagai TPA sementara. Apabila TPA sudah dibuka, Badung pun tidak diizinkan lagi membuang sampahnya ke TPA Suwung” kata Gubenur Bali, Wayan Koster Selasa(29/10) kemarin.
“Keputusan dari pak gubenenur menandakan volume sampah yang masuk ke TPA Suwung akan berkurang, kami mengapresiasi keputusan ini Semoga kedepanya bisa lebih baik lagi” kata Klian Banjar Pesanggaran, I Wayan Widiada.
Wayan Widiada mengemukakan kebakaran bisa terjadi di masa depan apabila kebijakan semacam ini tidak diambil dan benar-benar dilakukan pemerintah. ” Untuk sekarang kita bisa bernafas lega, semoga semoga pemerintah dan para stakeholder benar-benar melakukankan menindaklanjuti keputusan ini, dan tidak hanya wacana belaka” tutupnya. (*)


