PHDI Gelar Rangkaian Kegiatan Perayaan Nyepi: Dukung 2022 Jadi Tahun Toleransi

Ketua Umum PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya bersama sejumlah aktivis- IST

JAKARTA, kanalbali.id  – Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) menggelar Rangkaian Kegiatan dalam rangka Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1944 sebagai bentuk rasa syukur kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa. Kegiatan jugasebagai bentuk dukungan pada program-program pemerintah sesuai tema “Aktualisasi Nilai Tat Twam Asi dalam Moderasi Beragama Menuju Indonesia Tangguh”.

Pemilihan tema ini sejalan dengan rencana pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia untuk mencanangkan Tahun 2022 ini sebagai Tahun Toleransi agar Indonesia menjadi barometer kerukunan umat beragama di dunia.

Pada tahun 2022 ini umat Hindu merayakan Hari Suci Nyepi pada tanggal 3 Maret, dan perayaannya akan disesuaikan dengan Surat Edaran Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat Nomor: 37A/PHDI Pusat/I/2022, tentang Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1944 Tahun 2022.

Selain acara ritual yang merupakan implementasi hubungan manusia dengan sang pencipta, rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi juga dilaksanakan dengan berbagai kegiatan yang mengandung makna membangun keharmonisan hubungan antara manusia dengan alam dan antara manusia dengan sesama, sehingga paripurna dalam mewujudkan pengamalan ajaran Tri Hita Karana.

BACA JUGA: Bertempat di Gong Perdamaian Bali, Ratusan Aktivis Serukan Stop Perang Rusia-Ukraina

Rangkaian kegiatan akan diawali dengan Bhakti Sosial “Pelaksanaan Vaksin Booster Massal Untuk Umum” Minggu (20/03/22) bertempat di Pura Kertajaya Tangerang, yang merupakan kerjasama Panitia Dharma Shanti Nasional PHDI Pusat dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Yayasan Vidya Kertaya, dan PHDI Provinsi Banten serta RS Mayapada (untuk Cek Gula Darah Gratis).

Ketua Umum Panitia Perayaan Nyepi 1944, Brigjen TNI Putra Widiastawa – IST

Berikutnya adalah pelaksanaan Simakrama Kebangsaan bertempat di Pura Gunung Salak, yang rencananya akan dilaksanakan pada hari Sabtu (26/03/22), yang merupakan kerjasama Panitia Dharma Shanti Nasional dengan Kampus STAH DN Jakarta dan MPR RI.

Acara selanjutnya adalah Bhakti Sosial, berupa pemberian santunan kepada Anak Yatim Piatu di Jabodetabek, yang rencananya akan dilaksanakan pada hari Minggu (03/04/22) bertempat di Wantilan Pura Rawamangun, Jakarta Timur.

Kemudian sebagai puncak acara dalam rangkaian kegiatan perayaan Hari Suci Nyepi 1944 adalah Dharma Shanti Nasional Nyepi Tahun Saka 1944/ Tahun 2022, yang rencananya akan dilaksanakan di Aula Gedung Nusantara IV DPR RI, Kompleks Senayan, Jakarta, pada Minggu, 10 April 2022.

Acara Dharmasanti Nasional merupakan acara simakrama/silahturahmi yang dalam pelaksanaannya melibatkan masyarakat Umat Hindu, tokoh-tokoh umat beragama, pejabat negara baik Pegawai Negeri Sipil, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

“Dharma Santi Nasional adalah salah satu upaya umat Hindu dalam mendukung program pemerintah yaitu mewujudkan toleransi dan moderasi beragama, demi tercipta kehidupan yang rukun dan damai, sebagai landasan untuk mencapai Indonesia Tangguh” demikian disampaikan Ketua Umum Panitia Perayaan Nyepi 1944, Brigjen TNI Putra Widiastawa dalam press release di Jakarta, Sabtu (19/3/2022).

Sementara itu, Ketua Umum PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya menambahkan, pelaksanaan keseluruhan rangkaian acara tetap memperhatikan protokol kesehatan. Wisnu Bawa menyampaikan pesan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang beragam, yang perlu dikelola agar menjadi kekuatan seperti taman yang indah justru karena adanya aneka bunga berwarna warni.

(kanalbali/RLS)