Sambut Saraswati, Denpasar Gelar Kegiatan Nyurat Lontar dan Pelestarian Naskah Kuno

Foto: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar
Foto: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar

DENPASAR, Kanalbali.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar mengajak masyarakat melestarikan warisan budaya Bali melalui kegiatan nyurat lontar, praktik perawatan naskah kuno, serta kelas metembang sekar agung atau palawakya. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 23 Oktober 2026, pukul 12.00–13.00 WITA di Perpustakaan Umum Kota Denpasar.

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Penyuluh Bahasa Bali ini diselenggarakan untuk menyambut Hari Suci Saraswati pada Oktober 2026. Program tersebut merupakan bagian dari upaya pelestarian koleksi nasional dan naskah kuno, khususnya naskah kuno milik daerah kabupaten/kota.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana, S.Sos., M.A.P., melalui rilis pers menyampaikan bahwa pelestarian lontar tidak hanya menyangkut kondisi fisik naskah, tetapi juga isi yang terkandung di dalamnya.

“Pelestarian dalam hal ini tidak hanya berkaitan dengan fisik semata, tetapi juga isi yang terkandung dalam naskah/lontar tersebut,” demikian keterangan dalam rilis pers Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar.

Mengenalkan Tradisi Nyurat Lontar

Berdasarkan rilis pers, kegiatan ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, meningkatkan minat masyarakat dan pelajar terhadap literasi aksara melalui praktik nyurat lontar menggunakan media daun lontar.

Kedua, mengenalkan praktik sederhana perawatan lontar agar masyarakat dapat menerapkannya di lingkungan masing-masing. Ketiga, memperkenalkan metembang sekar agung kepada pemula melalui kelas literasi.

Melalui praktik nyurat lontar, peserta berkesempatan mengenal tradisi penulisan pada daun lontar yang menjadi salah satu media dalam pewarisan pengetahuan dan kebudayaan Bali.

Pengenalan cara merawat lontar juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Perawatan fisik naskah diperlukan untuk menjaga keberadaannya, sedangkan pemahaman terhadap isinya membantu masyarakat mengenali pengetahuan yang diwariskan melalui naskah kuno.

Buka Kelas Metembang Sekar Agung

Selain nyurat lontar dan praktik perawatan naskah kuno, kegiatan ini menghadirkan kelas metembang sekar agung atau palawakya bagi pemula.

Dalam rilisnya, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar berharap kegiatan tersebut dapat menarik minat masyarakat dan pelajar untuk mempelajari tradisi metembang lebih jauh. Tradisi ini kerap dilaksanakan dalam kegiatan utsawa dharmagita.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, perpustakaan menjadi ruang untuk memperkenalkan literasi aksara, perawatan naskah kuno, serta tradisi metembang kepada masyarakat.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar mengajak masyarakat bersama-sama melestarikan warisan leluhur untuk menjaga kekayaan budaya bangsa.

Kegiatan ini terbuka untuk umum dengan kuota peserta terbatas. Masyarakat yang berminat dapat mengikuti kegiatan di Perpustakaan Umum Kota Denpasar pada Jumat, 23 Oktober 2026, pukul 12.00–13.00 WITA.

Penulis: Angga Wijaya

Apa Komentar Anda?