Buat Film “ROOTS” tentang Walter Spies, Sutradara dari Swiss Ajak Kritisi Bali

Michael Schindhelm diapit Agung Rai Founder Arma Museum dan seniman Made Bayak saat memberikan penjelasan Pameran ROOTS yang akan dibuka 24/5 di Museum Arma. Photo Credit Agung Parameswara
Michael Schindhelm diapit Agung Rai Founder Arma Museum dan seniman Made Bayak saat memberikan penjelasan Pameran ROOTS yang akan dibuka 24/5 di Museum Arma. Photo Credit Agung Parameswara

UBUD, kanalbali.id – Seniman dan produser film yang berbasis di Basel, Swiss, Michael Schindhelm, bakal menggelar pemutaran film “ROOTS” yang berkisah tentang Walter Spies, perupa Jerman yang sempat tinggal di Bali pada masa kolonial. 

Alih-alih memberikan puja-puji, film ini melihat warisan Spies secara kritis dengan melihat dampaknya pada situasi Bali hari ini.  “Sebagai daerah destinasi wisata lainnya di dunia, Bali menghadapi masalah over tourism dan berbagai tantangan lainnya,” sebutnya.

Dalam proses pembuatan film bergenre fiksi dokumenter itu, Spies dihadirkan sebagai “hantu” yang datang kembali ke Bali untuk melihat kondisi saat ini dan berbagai situs yang terkait dengan dirinya.

BACA JUGA: Film ROOTS Kritisi Pariwisata Bali, Popo Danes Sebut Kesempatan Berefleksi

Seperti Vila di Iseh yang ditinggalinya di masa lalu dan masih ada hingga saat ini. Kemudian, ada juga bekas penjara Pekambingan di Jalan Diponegoro Denpasar yang sempat menjadi pusat perbelanjaan namun kini telah ditutup.

Di masa lalu, Spies sempat juga merasakan beberapa hari ditahan di tempat itu. Namun kisah kelamnya lebih terkait dengan penggunaannya sebagai tempat bagi para tahanan politik setelah tragedi di tahun 1965.

Instalasi mengenai tragedi 1965 di Bali - RFH
Instalasi mengenai tragedi 1965 di Bali – RFH

Bagi Michael, alasan pembuatan film ini antara lain karena  Spies kenyataannya ia hampir terlupakan dalam sejarah seni Barat. Namun, di pulau ini masih banyak orang masih mengingatnya hingga saat ini.

Para seniman menjadikan gaya realisme magisnya sebagai model, sebagai penari dan koreografer Spies berperan dalam pengembangan tari lokal yang mungkin paling populer yakni kecak.

Bagi para kolektor serta pemilik galeri menghormati dirinya atas inisiatif terbentuknya Pita Maha, yaitu pendirian koperasi seniman independen untuk mengekang pengaruh komersial pedagang seni Barat pada tahun 1930-an dan 1940-an.

Yang mengherankan, ketika sebuah karya Walter Spies masuk ke pasar – seperti yang terjadi baru-baru ini, di sebuah lelang di Singapura – harganya sangat mengejutkan sampai bisa mencapai tujuh digit.

Ketika ia mulai meneliti Spies sekitar enam tahun lalu, ia segera menyadari perlunya  bantuan seniman Bali untuk memahami dan menceritakan kisah tersebut.

Kemudian dia bertemu dengan  Agung Rai, yang mengetuai Walter Spies Society di Bali.

Peran Agung Rai dalam Film ROOTS

Agung Rai memperkenalkan dan memfasilitasi dengan jaringan orang-orang yang berkecimpung di sektor budaya di Ubud dan tempat-tempat lain di Bali. Saya mengenal I Wayan Dibia, salah satu siswa terakhir Limbak, yang dianggap sebagai salah satu peneliti budaya, penari, dan koreografer terpenting di Bali, dan yang menciptakan tari topeng tentang Walter Spies sepuluh tahun lalu.

Dalam karya Dibia, orang Bali menarikan karakter Spies, Chaplin, dan Margaret Mead: orang Barat, dihadirkan dalam bentuk fisik dan komunikasi gestur mereka, sebagaimana terlihat melalui lensa orang lokal.

Dua seniman muda Made Bayak dan Gus Darkm kemudian diajaknya  mengeksplorasi kisah Spies dan dampaknya terhadap masyarakat Bali saat ini.

“Dengan melakukan itu, kami telah menemukan sisi terang dan gelap dari warisan budaya bersama, yang dicirikan oleh budaya asli yang unik dan berkembang secara dinamis serta pariwisata massal, polusi, dan urbanisasi,” katanya.

Selain pemutaran film di sejumlah lokasi, event yang digelar serangkaian peringatan 100 tahun Walter Spies di Bali ini juga disertai dengan pameran seni rupa dan instalasi di Museum ARMA, Ubud antara tanggal 24 Mei hingga 14 Juni. ( kanalbali/RFH )

Apa Komentar Anda?

326 Comments

  1. Автосервис Тойота в Москве предлагает широкий спектр услуг. Специалисты готовы осуществлять ремонт и обслуживание ваших автомобилей.
    Если вам нужен качественный и надежный автосервис Toyota в Москве, мы предлагаем широкий спектр услуг для вашего автомобиля.
    Работа с автомобилями этой марки требует особого подхода. Каждый механик проходит специальное обучение и сертификацию.
    Техническое оснащение сервиса соответствует самым высоким стандартам. Наличие современного оборудования существенно упрощает процесс диагностики.
    Вы получите качественное и профессиональное обслуживание вашего автомобиля. Мы ценим каждого клиента и стремимся к его удовлетворенности.

  2. Si te encuentras buscas algo original, el hotel en esferas es una opcion que resulta digno de descubrir. burbujas hotel alicante Existen variadas alternativas en el pais, tales como estancia en burbuja en tierras andaluzas hasta opciones en burbujas junto a Madrid, asi como burbujas en Cataluna o en la zona de Murcia, con sitios unicos como la popular burbuja estrella polar Murcia o la burbuja bardenas en Navarra. Para quienes persiguen algo extraordinario, la experiencia en burbuja Madrid o el hotel en burbuja Cataluna tienen experiencias unicas en un paraje natural.

    De igual forma, hay burbujas hotel en ciudades como Alicante, Barcelona, la zona de Malaga o Granada, magnificas para escapadas especiales o de turismo rural. Si necesitas saber costos y detalles, aqui tienes mas informacion util sobre burbujas en distintos puntos de Espana, con opciones como las iconicas bardenas reales burbujas y hoteles burbuja en Madrid . Es una forma perfecta de evadirse y experimentar la naturaleza salvaje sin sacrificar la comodidad del hogar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.