Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada sidang terbuka senat STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja dalam rangka wisuda VIII di Gedung Kesenian Gde Manik, Kamis (30/5). Pelaksanaan wisuda ini merupakan suatu kebanggaan bagi pemerintah daerah karena STAH Negeri Mpu Kuturan SIngaraja mampu menunjukkan kinerja yang sesuai pada jalurnya.
Lebih lanjut dijelaskan Pj Bupati Lihadnyana pihaknya terus mendorong transformasi STAH Negeri Mpu Kuturan menjadi Institut Agama Hindu. Karena hingga saat ini, koordinasi yang telah dilakukan bersama Kemeterian juga telah menyetujui peningkatan status dari Sekolah Tinggi menjadi Institut.
Bebas tapi Beretika di Media Sosial
Baru 40 Persen yang Membayar, Pungutan Wisatawan Asing di Bali Sudah Tembus Rp 211 Miliar
Ditempat yang sama Ketua STAH Negeri Mpu Kuturan I Gede Suwindia melaporkan jika wisuda kali ini diikuti sebanyak 142 mahasiswa. Sehingga total alumni kurang lebih 1500 orang yang tersebar di seluruh instansi.
Hadir pula dalam kesempatan ini Direktur Pendidikan Hindu Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI Trimo, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Made Astika, Kepala Dinas Kebudayaan Nyoman Wisandika, Perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng, Anggota Senat, Alumni, dan Dharma Wanita.(kanalbali/RLS)



Be the first to comment