BADUNG, kanalbali.id – Pencarian dua wisatawan yang hilang saat terjadi longsor di kawasan Eco Park Pelaga Glamping Retreat, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali, masih dilakukan pencarian oleh tim gabungan.
Kedua korban itu, adalah warga negara Indonesia (WNI) bernama Khairul Mubarok (27) dan warga negara asing (WNA) asal Jerman bernama Sascha Erich Schubery (56).
Kepala Kantor SAR Denpasar I Nyoman Sidakarya mengatakan, di hari kedua tim SAR gabungan hingga sore ini masih melakukan pencarian kepada kedua korban.
“Pencarian masih berlangsung dan kami sekarang masih menggunakan alat secara manual, karena operasi yang kami laksanakan di daerah Eco Park masih mengalami kesulitan. Karena melihat lokasi dan tanah dari perbukitan masih labil dan kami harus berhati-hati dalam pencarian,”
kata Sidakarya, Selasa (3/11) sore.
Ia menerangkan, tim SAR gabungan telah melakukan penyisiran ke arah hilir kurang lebih sekitar 2,5 kilometer. Kemudian, untuk saat ini masih menggunakan alat manual untuk pembersihan puing-puing yang ada di sungai tersebut.
“Sampai dengan sore hari ini masih nihil dan tim SAR gabungan masih proses pencarian di sungai maupun di lokasi kejadian,” imbuhnya.
Ia menyebutkan, bahwa untuk menurunkan alat berat dalam pencarian untuk saat ini tidak bisa karena akses atau jalur lokasi yang cukup kecil.
“Kami masih menggunakan alat secara manual dan pembersihan menggunakan alkon (mesin pompa air) dan alat cangkul untuk membersihkan di lokasi lahan tersebut karena tanahnya masih labil,” sebutnya.
Ia menyampaikan, untuk pencarian maksimal dilakukan oleh tim SAR gabungan selama 7 hari,”Mudah-mudahan sebelum 7 hari bisa ditemukan oleh tim SAR gabungan,” ujarnya.
Pencarian tentu akan terus dilaksanakan dan besok pada Rabu (4/11) tetap dilakukan sejak pukul 07:00 WITA dan nantinya jalur penyisiran atau radius diperluas hingga 3,5 kilo meter dari lokasi kejadian.
“Untuk luas radius pencarian tetap kami kembangkan. Sekarang 2,5 kilometer dan besok mungkin kami kembangkan jadi 3 3,5 kilometer,” ujarnya.
Sebelumnya, dua orang tertimbun material longsor di kawasan Eco Park Pelaga Glamping Retreat, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali, masih dilakukan pencarian oleh tim gabungan.
Kedua korban bernama Khairul Mubarok (27) dan warga negara asing (WNA) asal Jerman bernama Sascha Erich Schubery (56).
“Korban dua orang laki-laki penghuni room 6,” Kasi Humas Polres Badung, Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/11).
Kronologisnya, pada Minggu (1/11) sekitar pukul 23.00 WITA, terjadi tanah longsor di kawasan Pelaga Eco Park, Desa Pelaga, Badung. Material longsor mengakibatkan bangunan glamping hanyut terbawa arus sungai.
“Dua orang dilaporkan belum ditemukan dan menjadi prioritas dalam pelaksanaan operasi pencarian dan evakuasi lanjutan,” imbuhnya.
Kemudian, operasi gabungan pencarian kepada dua korban dilakukan, yang melibatkan kekuatan gabungan sebanyak 123 personel dari berbagai instansi dan dibantu masyarakat.
Untuk lokasi kejadian berada di kawasan perbukitan dengan kondisi medan yang cukup berat dan berdekatan dengan aliran sungai. Material longsor masih menutupi sebagian akses jalan menuju lokasi kejadian sehingga mobilitas personel dan peralatan evakuasi memerlukan penanganan khusus.
“Kondisi cuaca dan perkembangan situasi di lapangan menjadi faktor penting dalam menentukan pola serta keamanan pelaksanaan pencarian. Seluruh personel diingatkan untuk mengutamakan keselamatan dan mewaspadai potensi longsor susulan maupun peningkatan debit air sungai,” ujarnya. (kanalbali/KAD)


