Terapkan Prokes, KPU Badung Batasi Peserta Acara Debat Pilkada

PROKES- Protokol kesehatan akan diterapkan dalam acara debat Pilkada Badung 2020 meski pasangan Giri Prasta - Suiasa hanya akan berhadapan dengan kotak kosong - ACH

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung terus berkoordinasi untuk penerapan Protokol Kesehatan (Prokes)  di tengah pandemi COVID-19 pada debat Pilkada 2020 yang akan berlangsung pada Sabtu (24/10/2020) di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC).

“Peserta kegitannya kita batasi agar memenuhi protokol kesehatan.  Nanti pengaturan tempat duduk undangan, hingga penyediaan tempat cuci tangan dan pengecekan suhu tubuh akan diterapkan,” kata Ketua KPU Badung, I Wayan Semara Cipta saat dihubungi, Senin (19/10).

Ruangan yang akan digunakan adalah ruangan dengan kapasitas diatas 300 orang. “Undangan yang akan datang itu tak lebih dari 50 orang, jadi standar protokol kesehatan yang akan dijalankan nanti sudah sesuai dengan prosedur,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020 yang mengatur protokol kesehatan pencegahan COVID-19 pada Pilkada, jumlah orang yang datang dalam debat hanya terdiri dari Paslon, 4 orang tim kampanye, Komisioner KPU, dan dua orang Bawaslu. Oleh karena itu, lanjut Semara, PKUP Nomor 13 Tahun 2020 itu akan dijalankan dengan baik.

“Jadi para undangan yang nanti akan hadir dalam debat perdana, termasuk juga Paslon, kita tetap imbau untuk menjaga pola hidup sehat, pola hidup sehat itu kan juga jadi kunci agar kita terhindar dari COVID-19,” tuturnya.

Debat perdana Pilkada Badung sendiri akan berlangsung berbeda jika dibandingkan dengan debat di 5 wilayah di Bali yang juga langsungkan Pilkada. Hanya ada satu Paslon yakni Giri Prasta – Ketut Suiasa (GiriAsa) maka debat akan berlangsung dengan metode pendalaman visi misi oleh panelis. (KNB )

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.