DENPASAR, kanalbali.id – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora), Provinsi Bali, telah mempersiapkan kurikulum baru berupa mata pelajaran pilihan coding dan Artificial Intelligence (AI) yang akan diterapkan mulai tahun ajaran 2025-2026.
Kepala Disdikpora Bali, Boy Jayawibawa mengatakan bahwa soal kebijakan tersebut sedang digodok oleh pemerintah pusat.
“Sedang digodok oleh pemerintah pusat dan nanti segera di workshop-kan, di bimtek-kan para guru sekolah karena itu penting sekali untuk ke depannya,” kata Boy, di Kantor DRPD Bali, Rabu (14/5).
BACA JUGA: Tingkatkan Kualitas, Jurnalis Bali Dapat Pelatihan Penulisan Hasil Riset
Sementara, untuk fasilitas di sekolah-sekolah di Bali untuk menerapkan kurikulum AI tersebut sudah 80 persen.
“Untuk fasilitas semua sudah hampir 80 persen yang sudah memiliki fasilitas pengembangan AI,” imbuhnya.
Kendati, masih belum ada pilot project secara resmi yang ditunjuk oleh pusat. Pihaknya telah mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung, termasuk sumber daya manusia
“Sementara belum ada, tapi kita sedang siapkan sarana prasarana pendukungnya. Tenaga pendidiknya sudah ada beberapa terutama guru-guru yang masih muda, mereka memang mahir, mampu, itu kita siapkan. (Dijalankan) mudah-mudahan akhir tahun ini,” ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming mengatakan pelajaran kecerdasan buatan (AI) akan dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan SD hingga SMA mulai tahun ajaran baru.
“Beberapa hari lalu kita ratas, bertemu dengan Pak Menteri Pendidikan juga. Nanti di tahun ajaran baru kita mulai memasukkan kurikulum AI, pelajaran AI di SD, SMP, SMA, SMK juga,” kata Gibran saat menghadiri Studium Generale bertajuk Creative Job Opportunity with AI di BINUS University, Jakarta Barat, Jumat (2/5). ( kanalbali/KAD )



Be the first to comment