Akhir Kisah Jerinx versus IDI di PN Denpasar

Jerinx bersama tim pengacaranya - IST

Divonis 1 Tahun 2 Bulan dan Denda Rp 10 Juta

DENPASAR – Gara-gara postingan di akun instagram, personil band Superman is Dead, Ged Ary Astina alias Jerinx akhirnya harus mendekam selama 1 tahun 2 bulan. Hal itu menyusul vonis hakim yang dijatuhkan hari ini dalam sidang di PN Denpasar.

Atas vonis itu, Jerinx menyatakan masih pikir-pikir. “Setelah saya konsultasi dengan pengacara, saya menyatakan pikir-pikir,” katanya. Hakim kemudian memberikan waktu selama 7 hari, apakah Jerinx akan menerima vonis atau mengajukan banding.

 

Vonis hakim itu sendiri lebih rendah dari tuntutan jaksa yang meminta Jerinx dihukum 3 tahun penjara. Hal yang meringankan Jerinx dalam pandangan hakim karena Jerinx sudah meminta maaf dan bahkan bersedia bekerjasama dengan IDI untuk mengkampanyekan penanganan COVID-19. Aksi sosial Jerinx pun menjadi pertimbangan majelis hakim.

Pengacara Jerinx Teguh Budi Santoso menyebut, putusan itu jelas mengecewakan karena saksi-saksi ahli dari pihak mereka tidak dikutip sama sekali oleh hakim. “Namun untuk banding akan kita pikirkan dengan matang,” tegasnya. (kanalbali/RFH)

 

 

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.