Ekuatorial Kembali Buka Beasiswa Liputan untuk Jurnalis

Ekuatorial kembali membuka kesempatan beasiswa liputan lingkungan bagi jurnalis di Indonesia, agar isu-isu lingkungan tetap mendapatkan perhatian, menyentil dan menegur para pemangku kepentingan, agar bersama-sama dapat menghasilkan solusi dan bergerak kearah pembangunan yang berkelanjutan.

Ekuatorial menyediakan pendanaan peliputan mulai dari Rp 2,5 juta dengan ketentuan seperti berikut:

Beasiswa liputan dibuka untuk periode Agustus – September 2020
Terbuka untuk semua jurnalis namun diprioritaskan bagi anggota Society of Indonesia Environmental Journalists (SIEJ)
Memilih tema berdasarkan wilayah domisili masing-masing
Liputan wajib ditayangkan di media masing-masing, sedangkan bagi jurnalis freelance bisa langsung menayangkannya di Ekuatorial
Proposal yang masuk akan diseleksi oleh tim editorial
Penjaringan proposal dibuka hingga 6 Agustus 2020 dan proposal yang lolos diumumkan selambat-lambatnya 10 Agsutus 2020
Beasiswa liputan ini berdasarkan wilayah domisili jurnalis dengan tema seperti berikut:

– Wilayah Barat (Sumatera): Solidaritas dan ketahanan pangan di masa Pandemi. Tema ini ingin mengeksplorasi potret solidaritas warga dalam mempersiapkan pangan atau logistik di masa pandemi. Bagaimana cerita-cerita saling tolong menolong, inovasi saling berbagi, dan lain-lain.

– Wilayah Tengah (Jawa, Kalimantan, Bali, dan Nusa Tenggara Barat): Pertanian organik dan pemberdayaan masyarakat adat dalam mengelola hutan untuk pencegahan karhutla. Tema ini ingin mengeksplorasi kegiatan pertanian organik, pemberdayaan masyarakat adat, serta pola pertanian dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

– Wilayah Timur (Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, Maluku, hingga Papua): Konservasi dan perdagangan satwa yang dilindungi. Tema ini ingin mengeksplorasi ancaman satwa dilindungi dari perburuan dan perdagangan.

Silahkan ajukan proposal liputan anda disini.