Sekolah Era New Normal, Bale Banjar Pun Sediakan Internet Gratis

Seorang siswa belajar secara daring menggunakan gawai telepon genggam dengan fasilitas jaringan internet gratis di Balai Banjar Petangan Gede, Desa Ubung Kaja, Denpasar, Bali, Selasa 21 Juli 2020. Di masa pandemi Covid-19 ini pemerintah masih mewajibkan proses belajar mengejar siswa sekolah dilakukan secara daring atau belajar di rumah. (Johannes P. Christo)

MEMASUKI era adaptasi baru alias new normal, pemerintah masih mewajibkan siswa sekolah belajar di rumah atau secara daring. Ini menjadi beban tambahan bagi siswa dan orang tua. Biaya kuota internet tidaklah sedikit, apalagi kondisi ekonomi di Bali sedang buruk-buruknya dihantam pandemi Covid-19. 

DARING – Sejumlah siswa belajar secara daring menggunakan gawai telepon genggam dengan fasilitas jaringan internet gratis di BalE Banjar Petangan Gede, Desa Ubung Kaja, Denpasar, Bali, Selasa 21 Juli 2020. (Johannes P. Christo)
CUCI TANGAN – Seorang anak mencuci tangannya sebelum masuk balai untuk belajar secara daring. Penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 juga bertujuan untuk membiasakan para siswa hidup bersih sebelum belajar ketika nantinya sekolah dibuka. (Johannes P. Christo)
PROTOKOL – Setiap pelajar wajib menjalankan protokol kesehatan untuk mengakses fasilitas jaringan internet gratis. Antara lain,mencuci tangan, pengecekan suhu tubuh dan menjaga jarak fisik saat belajar. (Johannes P. Christo)

SERIUS – Internet gratis sangat membantu siswa untuk belajar secara daring menggunakan gawai telepon genggam . (Johannes P. Christo)
Kelian Adat Banjar (ketua dusun adat) Petangan Gede, I Ketut Sumandi membagikan pulpen bagi para siswa yang belajar secara daring dengan fasilitas jaringan internet gratis. Sejauh ini sudah banyak warga yang menyumbang bagi fasilitas ini seperti pulpen, masker dan cairan sanitasi tangan. Bahkan kedepan sudah ada beberapa perusahaan yang ingin menyumbang meja lipat untuk belajar. (Johannes P. Christo)
ORANG TUA – Seorang siswa didampingi orang tuanya belajar secara daring dengan fasilitas jaringan internet gratis. Pendampingan sangat dibutuhkan karena anak-anak kadang masih kesulitan memahami materi pelajaran. (Johannes P. Christo)
KONSENTRASI – Ni Putu Sugita Iswari (kedua dari kiri) belajar secara daring melalui gawai telepon genggamnya dengan fasilitas jaringan internet gratis. Siswi kelas 7 SMP 5 Denpasar itu merasa fasilitas internet gratis ini karena dapat meringankan beban orang tuanya, sekaligus bisa belajar bersama teman-temannya. (Johannes P. Christo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.