Gubernur Koster Desak Dua ASITA di Bali Bersatu

Malu kita kalau di Bali ada dua ASITA, jika ekosistem pastiwisata Bali kurang bagus maka akan memiliki dampak buruk terhadap citra pariwisata Bali.

DENPASAR – Dua ASITA di Bali harus bersatu, bagaimanapun caranya. ASITA bersatu mutlak harus dilakukan, jika ASITA bersatu maka pelaku usaha akan merasa nyaman.Hal itu disampaikan Gubernur Bali, Wayan Koster saat menerima para Ketua Umum DPD ASITA baik yang menamakan diri DPD ASITA Bali, Komang Banuartha maupun DPD ASITA 71, Putu Winastra di Rumah Jabatan, Jaya Sabha Senin, (1 /3).

“Malu kita kalau di Bali ada dua ASITA, jika ekosistem pastiwisata Bali kurang bagus maka akan memiliki dampak buruk terhadap citra pariwisata Bali, begitu sebaliknya jika ekosistem pariwisata bagus, maka wisatawan pasti akan datang ke Bali, maka dari itu ASIT maka dari itu ASITA bersatu mutlak harus dilakukan,” tegas orang nomor satu di Bali tersebut.

“Semua pelaku usaha perjalanan wisata yang ada di bawah ASITA harus saling berteman. Kalau ASITA Bali tidak bersatu malu lah kita dengan Pemerintah Pusat. Silakan buat Musdalub tapi sebelum Musdalub silakan berembug dulu mulai dari pengurus terbatas untuk menemukan titik temu kemudian baru disampaikan ke anggota, supaya Musdalub yang dilaksanakan bisa berjalan lancar,” tambah Gubernur asal Sembiran tersebut.

Sementara itu, ketua ASITA 71, Putu Winastra menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bali dalam hal ini Gubernur Bali yang sudah memliliki perhatian sangat besar terhadap kondisi ASITA Bali saat ini. Secara prinsip ia sangat setuju untuk mempersatukan DPD ASITA Bali dan siap akan melaksanakan apa yang telah diintruksikan Gubernur. Pada kesempatan tersebut Winastra mohon agar Pemerinta Provinsi Bali dapat memfasilitasi pelaksanaan Musdalub yang akan dilaksanakan. Senada dengan Winastra, ketua ASITA Bali, Komang Banuartha juga menyatakan kesiapannya untuk menjalankan semua arahan Gubernur. (KANALBALI/rls)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.