Kasus Positif di RS Gema Shanti Klungkung Bertambah

KLUNGKUNG  – Klaster positif covid-19 di Rumah Sakit Gema Santi, Nusa Penida, di Klungkung Bali terus mengalami peningkatan. Kali ini ada enam orang yang masuk dalam perawatan di RS Gema Santi Nusa Penida, terdiri dari lima orang perawat dan satu cleaning service.

Mereka diketahui positif terpapar Covid-19, setelah menjalani tes swab Kamis (15/10), hasil tracing pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebelumnya, yang juga tenaga kesehatan di RS Gema Santi.

“Mulai hari ini dirawat, tapi sesuai jadwal sebelumnya Rumah sakit kami buka kembali dengan protokol kesehatan ketat karena mereka yang dirawat jauh dan pada blok bangunan berbeda sehingga tidak akan terkontaminasi dengan pasein lain,” terang Direktur UPTD RS Gema Santi, dr Ketut Rai Sutapa kepada wartawan, Rabu (21/10).

Menurutnya ada tiga gelombang penyebaran covid-19 dimana pada gelombang pertama ada dua (positif), gelombang dua ada sepuluh orang dan gelombang ketiga ada enam orang, yang didapatkan dari petugas sebelumnya.

Ia menyampaikan pasien gelombang pertama dan kedua sudah dinyatakan sembuh dan dipulangkan. Bahkan yang pasien gelombang pertama sudah mulai kerja di RS Gema Santi. “Yang gelombang kedua, mulai Kamis besok sudah bisa kerja,” kata Rai Sutapa seraya mengatakan enam pegawainya saat ini sudah menjalani karantina di RS Gema Santi.

“Seharusnya karantina di hotel, karena di Nusa Penida belum ada hotel yang bersedia menjadi lokasi karantina, kami tempatkan di rumah sakit,” imbuhnya.

Sementara itu sejumlah unit pelayanan yang sebelumnya ditutup akibat petugas RS Gema Santi terpapar Covid-19, seperti pelayanan UGD, ruang bersalin, ruang rawat inap, mulai Rabu (21/10) kembali beroperasi seperti biasa.

( kanalbali/KR7)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.