DENPASAR, kanalbali.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali, mencatat jumlah penurunan kendaraan dan penumpang atau wisatawan yang masuk Pulau Bali di momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024-2025 mengalami penurunan di dua pintu masuk di Pulau Bali.
Yakni, di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, dan Pelabuhan Padangbai di Kabupaten Karangasem, Bali.
Koster Puji Karya Ngusaba Kelapa di Desa Timpag Tabanan, Kearifan Lokal yang Wajib Dilestarikan
Jumlah penurunan itu, jika dibandingkan momen Nataru 2023-2024 tetapi mengalami peningkatan jika dibandingkan momen Nataru 2022-2023.
Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dinas Perhubungan Bali I Putu Sutaryana mengatakan, untuk jumlah penumpang keluar Bali di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk pada tanggal 19 hingga 28 Desember pada Nataru 2024-2025 sebesar 259.382 orang.
Sedang pada Nataru 2023-2024 sebesar 275.740 orang, dan pada Nataru 2022-2023 sebesar 219.360 orang.
BACA JUGA: Empat Danau di Bali Kondisinya Kritis, Peradah Jadikan Bahan Refleksi AkhirTahun
Kemudian, untuk jumlah penumpang masuk Bali di Pelabuhan Gilimanuk pada tanggal 19 hingga 28 Desember pada Nataru 2024-2025 sebesar 274.172 orang, pada Nataru 2023-2024 sebesar 306.016 orang, dan pada Nataru 2022-2023 sebesar 247.878 orang.
“Jumlah penumpang masuk Bali pada tanggal 19-28 Desember pada Nataru 2024-2025 mengalami penurunan sebesar 10,4 persen atau 31.844 orang jika dibandingkan dengan Nataru 2023-2024 dan mengalami peningkatan sebesar 10,6 persen atau 26.294 orang jika dibandingkan dengan Nataru 2022-2023,” imbuhnya.
Kemudian, untuk jumlah kendaraan keluar Bali di Pelabuhan Gilimanuk pada tanggal 19 hingga 28 Desember pada Nataru 2024-2025 sebesar 68.232 kendaraan, pada Nataru 2023-2024 sebesar 71.742 kendaraan, dan pada Nataru 2022-2023 sebesar 54.898 kendaraan.
“Jumlah kendaraan keluar Bali pada tanggal 19 hingga 28 Desember pada Nataru 2024-2025 mengalami penurunan sebesar 4,9 persen atau 3.510 kendaraan jika dibandingkan dengan Nataru 2023-2024 dan mengalami peningkatan sebesar 24,3 persen atau 13.344 kendaraan jika dibandingkan dengan Nataru 2022-2023,” ujarnya.
Selanjutnya, untuk jumlah kendaraan masuk Bali di Pelabuhan Gilimanuk pada tanggal 19 hingga 28 Desember pada Nataru 2024-2025 sebesar 65.817 kendaraan, pada Nataru 2023-2024 sebesar 74.386 kendaraan, dan pada Nataru 2022-2023 sebesar 58.489 kendaraan.
“Jumlah kendaraan masuk Bali pada tanggal 19 hingga 28 Desember pada Nataru 2024-2025 mengalami penurunan sebesar 11,5 persen atau 8.569 kendaraan jika dibandingkan dengan Nataru 2023-2024 dan mengalami peningkatan sebesar 12,5 persen atau 7.328 kendaraan jika dibandingkan dengan Nataru 2022-2023,” ungkapnya.
Sementara, untuk jumlah penumpang keluar Bali di Pelabuhan Penyeberangan Padangbai pada tanggal 19 hingga 28 Desember pada Nataru 2024-2025 sebesar 28.888 orang, pada Nataru 2023-2024 sebesar 27.227 orang, dan pada Nataru 2022-2023 sebesar 12.370 orang.
“Jumlah penumpang keluar Bali pada tanggal 19-28 Desember pada Nataru 2024-2025 mengalami peningkatan sebesar 6,1 persen atau 1.661 orang jika dibandingkan dengan Nataru 2023-2024 dan mengalami peningkatan sebesar 133,5 persen atau 16.518 orang jika dibandingkan dengan Nataru 2022-2023,” ujarnya.
Kemudian, untuk jumlah penumpang masuk Bali di Pelabuhan Padangbai pada tanggal 19 hingga 28 Desember pada Nataru 2024-2025 sebesar 14.501 orang, pada Nataru 2023-2024 sebesar 15.604 orang, dan pada Nataru 2022-2023 sebesar 11.340 orang.
“Jumlah penumpang masuk Bali pada tanggal 19 hingga 28 Desember pada Nataru 2024-2025 mengalami penurunan sebesar 7,1 persen atau 1.103 orang jika dibandingkan dengan Nataru 2023-2024 dan mengalami peningkatan sebesar 27,9 persen atau 3.161 orang jika dibandingkan dengan Nataru 2022-2023,” ujarnya.
Selanjutnya, untuk jumlah kendaraan keluar Bali di Pelabuhan Padangbai pada tanggal 19 hingga 28 Desember pada Nataru 2024-2025 sebesar 9.302 kendaraan, pada Nataru 2023-2024 sebesar 9.619 kendaraan, dan pada Nataru 2022-2023 sebesar 2.414 kendaraan.
“Jumlah kendaraan keluar Bali pada tanggal 19 hingga 28 Desember pada Nataru 2024-2025 mengalami penurunan sebesar 3,3 persen atau 317 kendaraan jika dibandingkan dengan Nataru 2023-2024 dan mengalami peningkatan sebesar 285,3 persen atau 6.888 kendaraan jika dibandingkan dengan Nataru 2022-2023,” jelasnya.
Kemudian, untuk jumlah kendaraan masuk Bali di Pelabuhan Padangbai pada tanggal 19 hingga 28 Desember pada Nataru 2024-2025 sebesar 4.480 kendaraan, pada Nataru 2023-2024 sebesar 6.702 kendaraan, dan pada Nataru 2022-2023 sebesar 2.736 kendaraan.
“Jumlah kendaraan masuk Bali pada tanggal 19-28 Desember pada Nataru 2024-2025 mengalami penurunan sebesar 33,2 persen atau 2.222 kendaraan jika dibandingkan dengan Nataru 2023-2024 dan mengalami peningkatan sebesar 63,7 persen atau 1.744 kendaraan jika dibandingkan dengan Nataru 2022-2023,” ujarnya.
Kemudian, untuk jumlah penumpang keluar Bali di Pelabuhan Benoa pada tanggal 19 hingga 28 Desember pada Nataru 2024-2025 sebesar 2.269 orang.
“Jumlah penumpang masuk Bali di Pelabuhan Benoa pada tanggal 19 hingga 28 Desember pada Nataru 2024-2025 sebesar 2.314 orang,” ujarnya.(kanalbali/KAD)



Be the first to comment