BADUNG, kanalbali.id – Seorang perempuan warga negara asing (WNA) berinisal CMH (60) ditemukan tewas membusuk di kamar salah satu vila di kawasan Banjar Anyar Kelod, Kelurahan Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali.
Kasi Humas Polres Badung, Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari membernarkan adanya peristiwa tersebut, yang terjadi pada Sabtu (24/10) malam sekitar pukul 21:00 WITA.
Kecanduan Internet Bisa Menyebabkan Depresi
“Korban WNA, identitas (asal Negara) belum lengkap (dan) diketahui,” kata Ipda Yuni, Senin (26/10).
Kronologisnya, pada Sabtu (24/5) sekitar pukul 18.57 WITA, seorang saksi dihubungi oleh kakak korban untuk mengonfirmasi keberadaan korban, karena korban tidak dapat dihubungi selama beberapa hari.
Kemudian, saksi mendatangi vila tempat tinggal korban dan mendapati pintu gerbang dalam keadaan terkunci atau tergembok dari dalam. Selanjutnya, atas persetujuan dan petunjuk dari kakak korban, saksi melompati pagar vila guna melakukan pengecekan.
“Saat diperiksa, pintu kamar dalam posisi terbuka, penerangan atau lampu mati dan korban ditemukan sudah terbaring di atas lantai. Saksi, selanjutnya menghubungi Polsek Kuta Utara guna penanganan lebih lanjut,” imbuhnya.
Kemudian, saat pihak kepolisian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) pintu gerbang vila dalam posisi terkunci, sehingga petugas melakukan pembukaan gembok secara paksa.
Selanjutnya, korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar tidur dengan posisi tengkurap di lantai tepat di samping tempat tidur. Posisi kepala berada di dekat daun pintu kamar, sementara posisi kaki berada di dekat kolong kasur. Korban mengenakan pakaian baju dan celana berwarna hitam dengan kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan atau dipenuhi belatung.
“Hasil pemeriksaan Puskesmas Kuta Utara, tidak ditemukan tanda-tanda vital. Didapatkan adanya tanda pembusukan dan adanya larva dengan perkiraan waktu kematian lebih dari lima hari,” ujarnya.
Setelah dilakukan olah TKP oleh Tim Identifikasi Polres Badung, korban dievakuasi oleh BPBD Kabupaten Badung dan selanjutnya korban dibawa ke RSUP Prof Ngoerah, Kota Denpasar. (kanalbali/KAD)


