DENPASAR, kanalbali.id- Wayan Koster selaku Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bali menyebutkan bahwa partainya telah memenangi Pilkada 2024 di tujuh kabupaten dan satu kota di Bali.
“Calon bupati, walikota dari data yang sudah relatif stabil itu menang di tujuh kabupaten dan (satu di Kota) Denpasar. (Untuk) di Karangasem itu masih berproses, datanya belum stabil karena masih belum belum mencapai 70 persen inputnya. Jadi yang lain sudah di atas 70 persen dan angkanya telak,” kata Koster, saat konferensi pers di Kantor DPD PDIP Bali, Rabu (27/11) malam
Ia menyebutkan, untuk daerah Pilkada yang dimenangkan oleh PDIP Bali yaitu Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Buleleng, Bangli, Gianyar, dan Kabupaten Klungkung, Bali.
LSPR Institute Menjadi Perguruan Tinggi Swasta Terbaik Versi THE Impact Rankings dan WURI Rankings
“Datanya menang ini semua. Karangasem masih belum final,” imbuhnya.
Koster menilai, bahwa kemenangan di 7 kabupaten dan 1 kota di Bali sudah sesuai ekspektasinya dan memang targetnya menang di 8 kabupaten dan kota di Bali.
Jual Pacar Lewat Twitter untuk Layanan Threesome di Bali, Seorang Pemuda Ditangkap Polisi
“Iya sesuai ekspektasi. Targetnya kan menang delapan kabupaten satu kota. Iya mudah-mudahan Karangasem bisa mengalami kemajuan kalau yang lain sudah relatif aman,” ujarnya.
Ia juga menerangkan, persentase kemenangan tertinggi ada di Pilbup Gianyar. Berdasarkan real count PDIP di Gianyar menang telak 80 persen.
Kemudian, di Pilwalkot Denpasar, dengan kemenangan 74 persen. Selanjutnya, di Kabupaten Tabanan sebesar 67 persen, Kabupaten Badung 70 persen dan Kabupaten Bangli 61,7 persen. Dilanjutkan dengan Kabupaten Jembrana 61,5 persen, Kabupaten Klungkung sebesar 52 persen, dan Buleleng sebesar 64,97 persen.
“Yang paling tinggi Pilkada-nya itu adalah Kabupaten Gianyar 80 persen, bupatinya. Kemudian yang kedua adalah Denpasar 74 persen yang ketiga Tabanan 67 persen, kemudian Badung 70 persen, Bangli 61,7 persen, Jembrana 61, 5 persen. Kemudian Klungkung 52 persen, Buleleng 64,97 persen. Data masuk sudah lebih dari 80 persen,” ularnya. (kanalbali/KAD)



Be the first to comment