Antisipasi Situasi Darurat, Bandara Ngurah Rai Gelar Latihan Water Rescue Bersama Basarnas Bali

Simulasi Water Rescue Bandara Ngurah rai Bali Bersama Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Provinsi Bali pada hari Sabtu (25/06)

BADUNG, kanalbai.id –  Unit Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali melaksanakan pelatihan Simulasi Water Rescue Bersama Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Provinsi Bali pada hari Sabtu (25/06). Kegiatan pelatihan Water Rescue dilakukan di Pantai Kelan, Kecamatan Tuban, Badung, Bali.

BACA JUGA: Siaran TV Digital Gratis, Tidak Berbayar 

Pada puncak kegiatan pelatihan Water Rescue, Unit ARFF dan Basarnas menyimulasikan kejadian jatuhnya pesawat ke area perairan sekitar Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali. Pada kejadian yang disimulasikan tersebut, terdapat beberapa korban selamat yang terapung di perairan sekitar bandara.

Simulasi Water Rescue Bandara Ngurah rai Bali Bersama Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Provinsi Bali pada hari Sabtu (25/06)

Untuk itu, Unit ARFF Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali melakukan penyelamatan dengan waktu respon secepat mungkin.

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Handy Heryudhitiawan, menyambut baik pelatihan Water Rescue bersama dengan Basarnas.

”Sebanyak 20 orang anggota Unit ARFF Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali telah menyelesaikan rangkaian pelatihan Water Rescue yang dilaksanakan sejak tanggal 20 Juni 2022, dengan total 72 Jam pelajaran. Tentunya hal ini sangat bermanfaat bagi kesiapan kami untuk memberikan pelayanan terbaik.” Jelas Handy.

Selain itu, menurut Handy, pelatihan water rescue ini juga dilaksanakan pada momentum yang tepat seiring dengan terus meningkatnya lalu lintas udara di Pulau Bali.

“Traffic pesawat serta jumlah penumpang domestik maupun internasional sedang berada dalam tren positif. Saat ini, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali melayani rata-rata 35.434 penumpang dan 228 pesawat perharinya. Jika dibandingkan dengan tahun 2021, penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali meningkat sebanyak 239%. Maka dari itu, kesiapan Unit ARFF sangat diperlukan,” tambahnya. (kanalbali/RLS)

Apa Komentar Anda?

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.