Ayu Suwirta Gerakkan PKK Klungkung Bantu Anak Kurang Gizi, Ibu Hamil Hingga Lansia

KLUNGKUNG –  Untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga kurang mampu, utamanya para Ibu-ibu hamil, Lansia dan juga Balita Kurang Gizi, Tim Penggerak PKK Kabupaten Klungkung gencar membagikan bantuan pangan dan Pemberina makanan tambahan (PMT).

Seperti yang dilakukan di wilayah kecamatan Dawan, Rabu (24/11), Ketua Tim Penggerak PKK Klungkung, Ny. Ayu Suwirta memberikan bantuan kepada ratusan ibu-ibu PKK dan balita, serta lansia di Balai Banjar lekok, Desa Sampalan.

Menurut Ny Ayu Suwirta, untuk total di Kabupaten Klungkung total ada 1.095 kader PKK seluruh Desa di Klungkung diberikan bantuan sembako dengan kategori kurang mampu, kemudian pemberia makanan tambahan untuk 548 orang terdiri dari balita gizi kurang 236 anak, ibu hamil 166, lansia123, dan anak balita gizi buruk 23 anak.

“Kita bagikan secara bertahap perkecamatan, pertama di Banjarangkan, kemudian kemarin di Kecamatan Klungkung dan hari ini di Dawan, nanti Sabtu baru di Nusa Penida,” katanya.

Dimana bantuan ini merupakan bantuan dari BKK Propinsi Bali, sebesar kurang lebih Rp 500 juta untuk penanggulangan kesehatan masyarakat utamanya yang paling terdampak pandemi dengan sembako dan makanan tambahan.

“Itu aturan dari Pemerintah propinsi, sehingga bantuan langsung dimanfaatkan oleh mereka yang paling membutuhkan, terlebih ibu hamil dengan Kurang Energi Kronik (KEK) yang beresiko melahirkan bayi dengan berat badan rendah,” sebutnya.

Warga yang mendapat bantuan tersebut, sudah sesuai dengan aturan dan data didapatkan dari Dinas Sosial, PKK Kecamatan, dan kader-kader PKK di Desa, sehinga bantuan turun tepat sasaran.

“Bagi ibu hamil, bayi bisa berisiko stunting, hal ini mengingat asupan makanan yang bergizi pada ibu semasa hamil bisa mencegah terjadinya stunting,” tambahnya.

BACA JUGA :

Pemimpin Milenial Harus Wujudkan Visi Kebangsaan

Ayu Suwirta juga mengajak para kader PKK di Desa untuk tetap menerapakan protokol kesehatan, walaupun dalam kondisi level dua dan kasus sudah nol di Klungkung. Karena, tidak menutup kemungkinan libut natal tahun Baru nanti kasus bisa naik jika prokes tidak dijalankan dengan baik.

Sementara salah satu orang tua balita yang anaknya didiagnosa kurang gizi, Ni Wayan Anik di Sampalan Klod mengaku diberikan bantuan berua dia kaleng susu premium oleh PKK Klungkung.

“Anak saya sudah 3,5 tahun lebih masih seperti anak dua tahunan naik beratnya Cuma 100 gram saja dan itupun setelah mendapat asupan tambahan berupa susu,” katanya. Dan dengan bantuan ini cukup meringankan bebannya dalam situasi pandemi Covid-19 ini. Ia berharap anaknya bisa terus tumbuh berkembang dengan baik seperti anak-anak lainnya. Karena dari kondisi sehat, Cuma naik beratnya saja yang masih lambat. (KANALBALI/KR7)