Belum Ketemu, Poster Buronan WNA Rusia Dipasang di Berbagai Tempat

DENPASAR – Pencarian terhadap buronan Interpol yakni Andrew Ayer alias Andrei Kovalenka yang kabur dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai masih terus dilakukan.

Pada Selasa (16/02/21) sejumlah poster buronan dipasang di berbagai tempat. Pecalang hingga Babinsa turut membantu pemasangan poster buronan itu.

Selain itu petugas imigrasi juga melakukan pencarian di villa, maupun penginapan di kawasan Canggu, Sanur serta Kuta.

Tim Pecalang menempel poster berisi wajah buron WNA – IST

“Hari ini, kami masih melakukan pencarian di sejumlah tempat seperti di Sanur, villa di kawasan Canggu, bandara, kawasan juga kawasan Kuta di bantu oleh berbagai pihak,” ungkap Kasi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Putu Suhendra Tresnadita.

Ia mengimbau apabila ada masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan keduanya, diminta agar menghubungi nomor WhatsApp Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai di 081236956667.

Pihak kepolisian Polda Bali juga telah dikerahkan turun ke lapangan untuk melakukan proses pencarian.

“Kami turunkan seluruh kekuatan Reskrimum untuk mencari,” ujar Dir Reskrimum Polda Bali Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro.

Pihaknya hingga kini masih melakulan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus yang menyandung Andrew sehingga masuk dalam daftar red notice dan DPO Interpol.

Kata dia, selepas pihak imigrasi memberikan permohonan kepada kepolisalian untuk membantu pencarian, kata dia tim langsung memberi respon cepat. “Ya kami upayakan semaksimal mungkin untuk melakukan pengejaran,” tambahnya.

Sebelumnya, buronan Interpol itu berhasil melarikan diri dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai pada Kamis 11 Februari 2021.

Andrew melarikan diri saat melalui proses administrasi pemindahan dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar. Ia kabur usai dijenguk teman perempuannya bernama Ekaterina Trubkina (31). Mereka berdua, kemudian ditetapkan dalam DPO. (Kanalbali/WIB)