DENPASAR – Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Warmadewa (Unwar) Denpasar bersama Yayasan dan KPS Tukad Bindu menggelar lokakarya untuk menyusun master plan pengelolaan Tukad Bindu.
Kegiatan itu dilaksanakan pada Rabu (7/4/2021). “Master plan ini mencakup penetapan zona-zona di kawasan Tukad Bindu dalam usaha pengembangan destinasi wisata di tengah kota,” kata Ketua Tim Dr Ir I Gusti Agung Putu Eryani, MT .

Rincian kegiatan lainnya adalah membuat penampakan virtual keseluruhan area kawasan dan kegiatan yang ada di Tukad bindu dengan kamera 3600, pengelolaan potensi air (kualitas air sungai) dengan sosialisasi pembuatan Eco Enzym. Ada pula aksi penanaman pohon cempaka, kayu putih, sawo kecik yang merupakan pembibitan BPDAS Unda Anyar sebanyak 30 pohon.
“Kami juga memberikan sumbangan berupa subsidi dalam pemasangan lampu penerangan, alat kebersihan dan wastafel untuk dipasang di lingkungan Tukad Bindu,” katanya.

Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini juga bertujuan meningkatkan peran ketulusan Yayasan Tukad Bindu di Hari Jadi Yayasan Tukad Bindu yang ke-4, serta terlaksananya sinergi kemitraan dengan gerakan penyelamatan air Bali bersama Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GNKPA).
Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam sambutan yang dibacakan Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DKLH Cok Istri Mirahyani, SS. M.Si mengatakan, memberikan apresiasi atas kegiatan itu. “Kegiatan itu merupakan bentuk edukasi lingkungan menuju pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan,” ujarnya.

Walikota menegaskan, sungai merupakan salah-satu sumber air baku air minum yang juga menjadi tempat rekreasi, dan bagi warga Bali termasuk sebagai kawasan suci. “Karena itulah perlu dilakukan secara tersu menerus, upaya pengendalian dari pencemaran dengan berbagai kegiatan,” tegasnya. (kanalbali/ADV)
Kontribusi Koster untuk Pembangunan Karangasem Dapat Pengakuan dari Tokoh di Bebandem Karangasem



Be the first to comment