Hadiah Handpone dari Polisi Agar Sumantara Tak Kabur Lagi

Penyerahan bantuan HP untuk siswa di Buleleng yang kabur gara-gara tak bisa mengikuti pelajaran sekolah - IST

BULELENG– Seorang anak laki-laki bernama Putu Agung Suantara (14)  dari pasangan suami-isteri bernama Ketut Dana Yasa (36) dan istrinya bernama Komang Darini (34) kabur dari rumahnya di Banjar Dinas Sepang, Desa Sepang, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Bali. Penyebabnya, dia tak memiliki handpone untuk mengikuti pelajaran online di sekolahnya.

Putu Agung Suantara diketahui masih duduk dibangku kelas V Sekolah Dasar (SD). Keluarga mereka, hidupnya cukup memperhatinkan dan untuk bertahan hidup, mereka hanya berkerja sebagai buruh tani dan penghasilannya tidak menentu. Apalagi, ditambah adanya wabah Covid-19, tentu kehidupan mereka semakin sulit untuk mencari pengasilan.

Sementara di sisi lain, anak pertamanya Putu Agung Suantara membutuhkan handphone agar bisa mengikuti pelajaran secara online di sekolahnya. Namun, kedua orangtuanya tak mampu membelikan dengan alasan itulah akhirnya Putu Agung Suantara tanggal 31 Agustus 2020 pada pukul 20.00 Wita meninggalkan rumah orang tuanya.

Lewat peristiwa itu, membuat kedua orang tuanya bingung dan memberitahukan kepada Kepala Dusun Sepang bernama Putu Adiana alias Ratep untuk dapat membantu mencari dan menemukan anaknya. Sehingga, Kepala Dusun menurunkan satu Banjar untuk melakukan pencarian sampai pagi hari sekitar pukul 04.00 Wita belum ditemukan.

“Kemudian, pada esok harinya salah satu warga menemukan Putu Agung Suantara di salah satu kebun milik Gusti Made Dewa Alit di Daerah Mecatu, Buleleng, Bali, di sekitar pohon bambu yang terdapat pohon besar, oleh warga diantar kerumah orang tuanya,” kata Ratep selaku Kepala Dusun Sepang, Kamis (10/9).

Peristiwa, kaburnya anak tersebut karena tak memiliki handpone serta tidak bisa mengikuti pelajaran daring, sampai ke telinga personel Polres Buleleng Bripka Putu Anton Dwipayana yang bertugas di satuan Reserse Kriminal dan menggugah hatinya. Sehingga mendatangi keluarga Putu Dana Yasa.

Kemudian, di sana anak tersebut menyampaikan bahwa dirinya meninggalkan rumah karena tidak memiliki handpone. Seketika itu juga, Bripka Putu Anton Dwipayana pada Sabtu (5/9) langsung menyerahkan satu buah handphone kepada anak itu dan berpesan untuk tetap mengikuti sekolah serta belajar melalui online.

“Sudah, merupakan kewajiban kita untuk saling berbagi dan membantunya. Saya sisihkan sebagian gajih saya untuk membeli handphone dan memberikannya agar dapat belajar karena situasi Covid-19 mewajibkan anak harus belajar secara online,” ujar Bripka Putu Anton Dwipayana.

Sementara Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa menyampaikan, apa yang telah dilakukan Bripka Putu Anton Dwipayana adalah untuk saling membantu agar dapat diikuti oleh personel lain sebagai bentuk kemanusiaan.”Dan bila ada anak-anak sekolah yang memerlukan jaringan Wi-Fi untuk belajar pihak kepolisian siap untuk membantunya. Silahkan datang ke kantor polisi baik di Polres maupun di Polsek-polsek jajaran Polres Buleleng. Silahkan datang akan kami terima dan membantunya untuk belajar online,” ujar AKBP Subawa. ( KAD )