Pedal Go Cart di Taman Jepun: Alternatif Wisata di Saat Pandemi

Di sejumlah daerah khususnya Pulau Jawa,  pohon kamboja identik dengan tempat mistis atau horor. Beda halnya di tempat wisata Istana Taman Jepun yang berlokasi di Jalan Hayam Wuruk,Denpasar, Bali.
Tempat wisata yang memiliki 400 varietas jepun ini sempat tutup mulai Februari akibat dampak pandemi. Kini, kembali di buka dengan konsep yang berbeda dengan tempat lain. Yakni,  menyeimbangkan antara kepentingan kesehatan, ekonomi.
Mendukung Program pemerintah selama pandemi yakni menganjurkan masyarakat untuk beraktifitas di luar ruangan daripada di dalam ruangan karena Penyebaran virus Covid-19 lebih mudah di dalam ruangan, Taman Jepun ingin jmengajak masyarakat untuk rekreasi dengan konsep out door.
Semua pengunjung harus mematuhi protokol kesehatan meliputi pemeriksaan suhu tubuh, mencuci tangan,wajib masker dan jaga jarak. Hal itu dilakukan agar para pelancong merasa aman dan nyaman berkunjung ke tempat wisata ditengah kota Denpasar ini.
Wahana baru yang ditawarkan di tempat wisata yang memiliki luas 2,4 hektar ini yaitu Pedal Go Cart. Pedal Go cart disewakan dengan tarif 25 ribu hingga 100 ribu tergantung jenis go cart. Pengunjung dapat bermain pedal go cart dengan menyusuri hutan jepun dan menikmati pemandangan danau buatan dengan aman dan nyaman.
Di dalam danau terdapat tiga angsa hitam yang tak malu-malu untuk didekati dan difoto oleh pengunjung . Selain itu Istana taman jepun juga menyediakan wahana trampolin bagi anak-anak dengan tarif 10 ribu rupiah per 15 menit.  ( kanalbali/RFA )