DENPASAR, kanalbali.id – Senat Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar gelar Sidang Terbuka Sabha Widya Mahardika (Pengesahan Mahasiswa Baru) 2023. Acara bertajuk Mahacitta Samudra Nusantara (Pengarung Cemerlang Indonesia) ini dilaksanakan di Gedung Citta Kalangen Lantai 3 ISI Denpasar, Rabu (6/9).
Sidang dibuka Ketua Senat ISI Denpasar, Dr. Ni Kadek Arsiniwati, SST., M.Si., dengan menghadirkan Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh RI untuk Kazakhstan dan Republik Tajikistan Dr. Mochammad Fadjroel Rachman, S.E., M.H., dan hadir secara daring Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Bapak Nezar Patria S.Fil., M.Sc., M.B.A.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Drs. Anak Agung Gde Rai Remawa, M.Sn, melaporkan mahasiswa yang disahkan merupakan mahasiswa yang berhasil lulus dalam Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPNB) melalui tiga jalur.
Jalur dimaksud, yaitu Jalur Seleksi Nasional Berdasrkan Prestasi (SNBP), Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Test (SNBT) dan jalur Seleksi Mandiri bagi program sarjana dan sarjana terapan. Total 760 program sarjana dan sarjana terapan yang tersebar di 14 Program Studi.
Rektor ISI Denpasar Kun Adnyana dalam sambutannya menyampaikan Sabha Widya Mahardika merupakan inagurasi pengesahan Mahasiswa baru ISI Denpasar. Momen ini setara nilai dengan Wisuda Sarjana yang diselenggarakan pada akhir studi.
Tema Mahacitta Samudra Nusantara yang pilih memiliki berlapis makna yang menjangkau spirit, itikad dan tekad, serta cita-cita seluruh mahasiswa baru. Dengan harapan mahasiswa menjadi Pembelajar Pancasila yang tangguh, dinamis, kritis, kreatif, sekaligus inovatif dalam bidang penciptaan, pengkajian, pendidikan, penyajian, dan kewirausahaan seni-budaya-desain.
Setiap pribadi Mahasiswa merupakan sosok Pengarung bertalenta, yang sanggup mengarungi gelombang kompetisi inovasi, mengail ramuan ide-ide Nusantara, serta mencipta karya-karya cemerlang yang berkontribusi bagi kemajuan Bangsa Indonesia.

“Sabha Widya Mahardika juga menjadi altar penghormatan sekaligus penyambutan seluruh Mahasiswa baru dan Mahasiswa Darmasiswa RI untuk seutuhnya menjadi keluarga besar Sivitas Akademika Institut Seni Indonesia Denpasar,” ujar rektor kelahiran Susut, Bangli ini.
Pada kesempatan itu, Rektor ISI Denpasar menyampaikan pula prestasi yang telah diraih Institut Seni Indonesia Denpasar, yakni berhasil memenangkan lima kategori Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi Negeri tingkat nasional.
Yaitu, pemenang Pertumbuhan IKU Terbaik PTN-Satker dan Posisi Tertinggi (Top 10 %) Liga PTN-Satker Seni. Tiga kategori lainnya, yakni penghargaan IKU 2 kategori persentase partisipasi mahasiswa terbanyak mendapat pengalaman di luar kampus; IKU 5 kategori hasil kerja dosen digunakan oleh masyarakat atau mendapat rekognisi internasional; dan IKU 6 kategori program studi bekerja sama dengan mitra kelas dunia.
Selain itu, sebagai implementasi moto: Global-Bali Arts and Creativity Centre Hub (G-BACCH); Pusat Hub Kreativitas dan Seni Tingkat Global ISI Denpasar telah menandatangani nota kesepahaman berikut perjanjian kerja sama dengan berderet perguruan tinggi internasional bereputasi, diataranya bersama Universitas Western Australia, Studies Network Germany, Lembaga Akreditasi Internasional AQAS Germany, INTI International University Malaysia,
Rektor ISI Denpasar bersama seluruh pemangku dan pengelola ISI Denpasar komitmen memberi pelayanan akademik dan non-akademik secara prima, hingga bertemu pada momen bersejarah Wisuda Sarjana.
Berbagai inovasi bidang pembelajaran Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, sudah dibangun ISI Denpasar, setali dengan upaya strategis dalam pembenahan sistem, pengembangan kelembagaan, penguatan nomenklatur keilmuan seni dan desain, peningkatan kualitas sumber daya, penumbuhan ekosistem kerja sama dan kemitraan, penatawahanaan aktualisasi stratejik, serta proyeksi kebijakan pro pemajuan sarana-prasarana laboratorium, studio, dan perangkat teknologi digital baik perangkat lunak maupun keras.
Pada sesi mimbar ilmiah secara daring, Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Nezar Patria S.Fil., M.Sc., M.B.A menekankan bahwa mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan cepat di era disrupsi teknologi digital.
“Indonesia sebenarnya membutuhkan sembilan juta talenta digital pada tahun 2022-2023 yang meliputi lima ragam pekerjaan digital, yaitu Artificial Intelegent (Kecerdasan Buatan), Internet of Think, Data Analytic, Web Development, dan Big Data. Sesungguhnya dengan indeks masyarakat digital Provinsi Bali yang mencapai 54,7 persen, menunjukkan masyarakat Bali sudah siap mengahadapi perubahan iklim teknologi yang masif. Terdapat lebih dari 8,2 juta usaha kreatif di Indonesia yang didominasi usaha kuliner, fashion, dan kriya. Sementara, lima bidang yang berkembang paling pesat, yakni film, animasi, video, seni pertunjukan, dan desain komunikasi visual. Dunia seni era kini telah menggunakan elemen-elemen virtual immaterial. ISI Denpasar bersama seluruh talenta digital yang ada di dalamnya merebut dunia inovasi digital ini”. (kanalbali/RLS)


