Situasi Pandemi, ASN Diimbau Tak Bepergian Saat Libur Panjang

Sekda Bali Dewa Made Indra - IST

DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali memberikan imbauan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan provinsi agar tak bepergian selama masa cuti bersama Maulid Nabi dan long weekend 28-30 Oktober mendatang. Imbauan itu untuk mencegah  penyebaran COVID-19 yang hingga kini masih menunjukkan angka yang fluktuatif.

“Sudah kami berikan arahan (untuk tak bepergian,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra saat dihubungi Kanalbali melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (26/10).

Indra menyampaikan, agar imbauan itu dijalankan oleh seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, pihaknya telah meminta organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menyelesaikan tugas-tugas seperti percepatan realisasi APBD tahun 2020.

“Selain realisasi APBD, kami juga meminta meraka untuk melakukan penyusunan APBD tahun 2021,” ujar Indra yang juga Ketua Harian SATGAS COVID-19 Provinsi Bali itu.

Ditanya mengenai apakah akan ada sanksi yang diberikan kepada ASN yang tak patuh kepada arahan itu, Indra tak menjawab. Ia hanya menaruh seluruh ASN di lingkungan Provinsi Bali mematuhi arahan yang diberikan.

Sementara, angka kasus positif COVID-19 di Provinsi Bali sendiri mengalami fluktuatif setiap harinya. Jika pada hari sebelumnya angka kasus positif diatas 100 orang, Hari ini, Senin (26/10) berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Satgas COVID-19 Provinsi Bali bertambah sebanyak 67 orang. Dengan angka itu, kasus positif di Bali secara kumulatif mencapai 11.455 orang.

Selain kasus positif, kasus meninggal di Bali juga bertambah 2 orang, sehingga secara kumulatif pasien COVID-19 di Bali yang meninggal menjadi 374 orang. Dan kasus sembuh, hari ini juga dilaporkan sebanyak 59 orang, secara kumulatif pasien sembuh di Bali sudah menyentuh 10.285 orang. (Kanalbali/ACH)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.