Marketplace Jadi Kunci UMKM Bertahan Selama Pandemi Covid-19

pixabay by geralt

PANDEMI COVID-19 – mengubah banyak hal dalam kehidupan. Termasuk juga bagi para pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM).

Selama pandemi Covid-19, banyak dari pelaku UMKM yang ikut terdampak. Sebagian dari mereka mengalami kerugian, sehingga mesti gulung tikar.

Kondisi itu membuat pelaku UMKM terus mencari cara untuk bisa bertahan dan memasarkan produk atau jasanya. Salah satunya ialah dengan memasarkan produk dan jasanya denga marketplace.

Hasil survei menunjukkan, sebanyak 77 persen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menilai marketplace berperan penting dalam memasarkan produk. Alhasil, mereka pun dapat bertahan untuk berjualan di masa pandemi virus corona Covid-19.

“Sebanyak 75 persen UMKM menilai marketplace berperan penting dalam menarik konsumen lantaran punya banyak program promosi, seperti ongkos kirim, cashback, dan diskon,” ujar Division Head Finance TC Invest Azizzah Zuhriah dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital wilayah Tolikara, Papua, Senin, (8/11/2021).

Ia juga mengatakan, bahwa  sebanyak 69 persen dan 66 persen UMKM menganggap marketplace penting untuk berjualan karena transaksinya aman dan mudah digunakan (user friendly).

BACA JUGA : 

Pelajari Tips Agar Efektif Mempergunakan Mesin Pencari Google

55 Persen UMKM Merasa Diuntungkan Marketplace

“Ada 55 persen UMKM menganggap marketplace memberi edukasi lengkap kepada pelaku usaha tentang cara berjualan daring. Bahkan, 35 persen UMKM menilai marketplace membantu penjualan produk mereka hingga ke ranah ekspor,” ujar Azizzah.

Ia menambahkan, bahwa sebanyak 12 persen responden mengaku terbantu dengan promosi khusus dari Tokopedia seperti Waktu Indonesia Belanja. Kemudian, 5 persen responden terbantu dengan program diskon cashback dari Bukalapak untuk pelanggan fitur super seller. Sementara, 4 persen responden terbantu dengan hari promosi khusus dari Lazada, seperti Lazada 12.12 dan Lazada 3.3.

Dalam webinar tersebut juga hadir Yuliana Iangowuyo, Direktris SKPKC Frasiskan Papua, Rizky Rahmawati Pasaribu, Advokat dan Managing Partner Law OFfice Amali & Associate, dan Ainun Auliah sebagai Key Opinion Leader.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital. (KANALBALI/RLS)

Apa Komentar Anda?

1 Comment

  1. Free videos of lesbians and 69Baby boys dickDeluxe world gay cruiseExtreme forced
    sex vidsFat ass gurlsMy wife likes neighbor’s big
    cockShould boobs and bum gamerGay gypsy pornTeen parenting rates summit ohio xnxx Tara reid body shots nude sceneGay mexican studsGymnast girl having sexRikku yuna paine hentaiCollege gay roommate storyMature hairy
    blow jobCock worship hypnoWatch free black porno tubeLee lucy porn star https://xnxxgratis.com Fetish story freePorn nancy pelosi online videoSteps
    of decision making for teensSperm in daughterWhipped ass 3106 setAfrican tribal women fuckedNaked momandson 2009 xnxx Aishwarya naked picture raiFree sex
    world cup porn angelzNude fucking videos in rainBoobs under silkImc sex premature ejaculation nasal sprayDating fiction juvenile sex situation socialFacial info remember sloppyVintage console magnavoxTight teen hardcoreRedtube black slutsMilfs love tit fuckingFree live gay sexGay
    in londonShemale big cock thumb

Leave a Reply

Your email address will not be published.