Kampanye Tatap Muka Masih Jadi Favorit, Bawaslu Denpasar Ketatkan Prokes

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kota Denpasar, Achmad Baidhowi dalam sesi webinar bertajuk 'Pilkada Sehat dan Berbudaya', Jumat (9/10) malam yang digelar oleh SAPAMA Center - IST

DENPASAR – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Denpasar menyebut, model kampanye tatap muka masih menjadi favorit dua pasangan calon dalam masa kampanye. Karena itu, pihaknya melakukan pengawasan protokol kesehatan secara sangat ketat

“Batas maksimal kampanye simakrama maksimal 50 Orang. Jika melanggar, bawaslu akan mencatat sebagai pelanggaran dan akan dilakukan penindakan,” tegas Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kota Denpasar, Achmad Baidhowi dalam sesi webinar bertajuk ‘Pilkada Sehat dan Berbudaya’, Jumat (9/10) malam yang digelar oleh SAPAMA Center.

” 50 orang itu sudah termasuk panitianya, bukan hanya pesertanya saja ” tegasnya.”Penyediaan hand sanitezer atau tempat cuci tangan juga kita awasi. Terus jaga jarak dan menggunakan APD minimal masker itu juga wajib,” lanjutnya.

Bagi yang melanggar, Baidhowi menyebut, sanksi atau teguran akan diberikan setelah melalui koordinasi dengan pihak terkait utamanya dengan Pemerintah Daerah dan Satuan Tugas Penanganan (SATGAS) COVID-19.

Suasana Diskusi Online SAPAMA Center – IST

Baidhowi sendiri menyambut baik adanya diskusi-diskusi publik secara online seperti yang dilakukan SAPAMA Center. Diharapkan, diskusi seperti ini akan memberikan pencerahan kepada warga kota Denpasar karena Pilkada kali ini dilaksanakan dalam masa pandemi.

I Gde Dedy Kusuma, Ketua SAPAMA Center menyatakan, mereka memiliki misi mendukung Pilkada yang berbudaya dan sehat di tengah semua keterbatasan saat ini. SAPAMA Center sendiri adalah lembaga yang dibentuk oleh alumni SMA 1 Denpasar Angkatan 85 yang peduli dengan kepemimpinan, pemerintahan, dan pembangunan Kota Denpasar.

Program akan berlangsung setiap hari Selasa dan Jumat mulai pukul 19.00 – 20.30 WITA dan terbuka untuk seluruh masyarakat yang peduli dengan Kota Denpasar. Diskusi pertama dengan moderator Made Harta Wijaya sudah dilangsungkan pada Jumat (9/10/2020) dengan melibatkan KPU Kota Denpasar, Bawaslu, Polresta Denpasar, Satgas COVID-19 dan perwakilan dari dua pasangan calon yang berlaga dalam Pilkada Denpasar.( RLS )

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.