Lagi, WNA Uganda Dideportasi dari Bali Gara-gara Terlibat Prostitusi

BADUNG, kanalbali.id – Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar, di bawah kepemimpinan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Agus Andrianto, kembali mendeportasi seorang warga negara asing asal Uganda berinisial AN (42) karena melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

AN pertama kali datang ke Indonesia pada 2019 dan mengajukan status pencari suaka yang berlaku hingga November 2024. Selama tinggal di Indonesia, AN menetap di sebuah indekos di kawasan Legian, Kuta, Bali.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, AN diduga terlibat dalam jaringan prostitusi, di mana ia sering berinteraksi dengan warga asing lainnya yang diduga memiliki aktivitas serupa.

Kecurigaan petugas meningkat setelah diketahui AN menyebarkan video pengawasan keimigrasian di Bali terkait kasus prostitusi online WNA kepada teman WNA lain yang diduga bagian dari jaringan tersebut.

Selain itu AN juga sering mengirimkan foto-foto vulgarnya ke seorang WN Australia yang ia sebut sebagai kekasihnya dan kerap dibiayai hidupnya selama di Bali oleh pacarnya tersebut.

Kepala Rudenim Denpasar, Gede Dudy Duwita, menjelaskan bahwa diduga AN menggunakan status pencari suaka untuk menghindari pengawasan, namun aktivitasnya tetap menimbulkan keresahan di masyarakat setempat.

Sebelumnya AN ditangkap bersama WNA lainnya dalam operasi pengawasan orang asing dengan kode “JAGRATARA”. Operasi dengan kendali pusat oleh Direktorat Jenderal Imigrasi ini merupakan operasi ketiga sepanjang tahun 2024 yang diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Dalam operasi yang digelar pada 7 s.d. 9 Oktober 2024, tim berfokus melakukan patroli pengawasan di kawasan Kuta. Dalam operasi ini, Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Imigrasi Ngurah Rai berhasil mengamankan 10 orang asing yang diduga melakukan pelanggaran keimigrasian termasuk AN.

AN didetensi di Rudenim Denpasar sejak 8 Oktober 2024 untuk menunggu proses kepulangannya. Setelah menjalani pendetensian selama 23 hari, ia akhirnya diberangkatkan dengan tujuan akhir Entebbe International Airport dengan dikawal oleh petugas Rudenim Denpasar melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 31 Oktober 2024.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Pramella Yunidar Pasaribu, menanggapi kasus ini dengan menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memperkuat pengawasan terhadap warga negara asing di Bali.

“Kami akan terus mengintensifkan operasi pengawasan terhadap warga asing yang melanggar aturan. Setiap pelanggaran yang mengganggu keamanan dan ketertiban akan kami tindak tegas sesuai ketentuan hukum,” ujar Pramella.

Lebih lanjut, Pramella menambahkan bahwa Kanwil Kemenkumham Bali akan terus bekerja sama dengan pihak terkait untuk mencegah terjadinya pelanggaran keimigrasian di Bali khususnya terkait kasus-kasus sensitif seperti prostitusi. (kanalbali/RLS)

Apa Komentar Anda?

6 Comments

  1. Came in for one specific question and got answers to three I had not even thought to ask, and a look at wisdomvertex extended that bonus value pattern, the kind of resource that anticipates reader needs rather than just answering the literal question asked is the gold standard and this site reaches it.

  2. Considered against the flood of similar content this one stands apart in important ways, and a stop at focusfirstapproach extended that distinctive feel, sites that find their own corner of a crowded topic and stay there are sites worth following and this one has clearly carved out its own space and committed to defending it carefully.

  3. Bookmark earned and folder updated to track this site separately, and a look at directioncreatesadvantage confirmed the folder upgrade was the right call, organising my reading list so that good sites do not get lost in a sea of casual bookmarks is something I do more carefully now and this site warranted its own spot.

  4. Over the course of reading several posts here a pattern of quality has emerged, and a stop at luxuryvoyage confirmed the pattern, the difference between sites that hit quality occasionally and sites that hit it consistently is huge and this site has clearly demonstrated the consistent kind through what I have read this morning.

  5. Now appreciating that the post left me with enough to say in a follow up conversation, and a look at buildclearoutcomes added more material for those follow ups, content that prepares me for related conversations rather than just informing me alone is content with social utility and this site provides that social armament reliably for me.

Leave a Reply

Your email address will not be published.