Serba-serbi Sidang Jerinx Hari Ini: Dari disebutnya Nama Ahok, Sampai Keinginan Beri Cucu

Jerinx bersama Nora Alexandra - WIB

DENPASAR– Tim Penasehat Hukum Jerinx, Selasa (17/11/20) memberikan tanggapan atas replik Jaksa Penuntut Umum (JPU) paa sidang lanjutan perkara ‘IDI Kacung WHO’.

Penasehat hukum mengemukakan, tuntutan penjara tiga tahun dan denda sebanyak 10 juta subsidair 3 bulan penjara yang dilayangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada Jerinx terlalu tinggi.

“Jika dibandingkan dengan perkara UU ITR lainnya, hukuman terdakwa lebih tinggi dari Ir Basuki Cahaya Purnama (Ahok) yang dituntut satu tahun penjara  masa dengan percobaan satu tahun, lebih tinghi dari Dhani Ahmad dengan tutntutan satu tahun enam bulan. Tuntutan terdakwa (JRX-red) hanya sama dengan perkara Alvian Tanjung yang juga dituntut tiga tahun penjara,” kataSugeng Teguh Santoso.

Bersama Dadang Navicula yang hadir saat persidangan – IST

Catatan pengacara lainnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak melakukan tindakan manipulatif mengcopy paste Berita Acara Pemeriksaan (BAP) ahli bahasa Wahyu Aji Wibowo yang ada di kepolisian ke dalam surat tuntutan.

“Keterangan ahli terkait postingan JRX di tanggal 15 bukanlah penghinaan. Tetapi oleh jaksa ia mengutip BAP menyatakan itu penghinaan. Dicopy paste dengan satu sikap manipulatif,” ungkap pengacara.

Jerinx saya mendapat restu dari ibunda – WIB

Seusai sidang lanjutan,  Jerinx  berharap kepada majelis hakim untuk memberikan keputusan seadil-adilnya atas perkara yang menjeratnya itu.

“Harapan saya ibu hakim memberikan keputusan seadilnya, kepada ibu saya saya masih punya hutang cucu pertama,  semoga saya diberikan kemudahan,” harapnya.

(kanalbali/WIB )

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.