4 Alasan Kenapa UMKM Harus Go DIgital

Kecepatan penyebaran informasi hari ini memang menjadi kunci utama dalam setiap sisi digital.

pixabay by geralt

RUANG DIGITAL  tak hanya memudahkan komunikasi dan penyebaran informasi. Digitalisasi juga membuat bisnis lebih berkembang. Tak hanya itu, para pebisnis yang sukses memanfaatkan digitalisasi berpotensi menguasai pasar karena besarnya pasar digital.

Menurut Fendi Founder Superstar Community dalam Webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Badung, Bali, Rabu 3 November 2021, potensi berjualan akan lebih beragam dan lebih banyak serta lebih cepat di ruang digital.

“Khususnya UMKM, akan sangat efektif memakai ruang digital sebagai sarana berpromosi dan menjual beragam produk yang dimiliki,” ujar Fendi.

Fendi menjelaskan bahwa ada empat alasan mengapa UMKKM perlu go digital. Pertama, untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Kedua, go digital bisa meminimalisir hilangnya target pasar dan karena pertumbuhan pengguna internet yang kian pesat yang harus dimanfaatkan secara maksimal.

Ketiga, dengan go digital maka UMKM akan menjadi lebih profesional dan dengan pertimbangan menghemat biaya operasional lebih rendah dan budget iklan bisa diatur sesuai kebutuhan.  “Pada prinsipnya budget pemasaran digital itu murah dan tidak harus mengeluarkan biaya yang mahal,” imbuhnya. Yang terakhir adalah bahwa dengan memakai sarana digital maka pertumbuhan bisnis akan lebih cepat.

Salah satu wadah untuk UMKM Go Digital adalah penggunaan Marketplace yang merupakan pihak perantara yang mengakomodasi pihak penjual dan pihak pembeli di dalam dunia online. Situs marketplace akan menjadi layaknya pihak ketiga dalam transaksi online dengan menyediakan fitur pencarian serta fasilitas pembayaran yang aman

Hati-hati, Ini Modus Penipuan yang Kerap Terjadi Lewat Fitur Pay Later

Ada sejumlah pemain di marketplace Indonesia yang hingga saat ini masih leading seperti Tokopedia dengan total pengunjung 135 juta orang perbulan. Tokopedia dikenal memiliki kategori produk yang paling banyak dicari seperti elektronik, fashion, makanan, industry. Produk-produk ini biasanya paling banyak yang mencari di Tokopedia.

Selain itu yang juga sangat Berjaya saat ini adalah marketplace Shopee dengan total pengunjung 127 juta perbulan. DI marketplace ini biasanya yang paling banyak dicari adalah produk kecantikan, rumah tangga lalu fashion muslim.

Setelah dua marketplace di atas, yang juga banyak dipakai orang adalah Bukalapak dengan total pengunjung 34 juta perbulan. Diikuti dengan Lazada dengan total pengunjung 30 juta perbulan.

“Namun meskipun Lazada di peringkat empat tetapi secara follower di Facebook Lazada peringkat 1 dengan 31 juta follower,” ungkapnya.

Selain Fendi juga hadir pembicara lainnya yaitu I Kadek Wihendradinata, S.Pd, Guru SMA N 1 Kuta Selatan, Tiara Maharani, Writer Correspondent Indonesia dan Ainun Auliah sebagai Key Opinion Leader

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital. (KANALBALI/RLS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.